Senin, 26 JANUARI 2026 • 11:24 WIB

Kehilangan Besar Bagi Dunia Politik Korea Selatan: Mantan Perdana Menteri Lee Hae-chan Meninggal Dunia di Vietnam

Author

Kehilangan Besar Bagi Dunia Politik Korea Selatan: Mantan Perdana Menteri Lee Hae-chan Meninggal Dunia di Vietnam

Mantan Perdana Menteri Korea Selatan, Lee Hae-chan, telah meninggal dunia dalam kunjungan resmi ke Kota Ho Chi Minh, Vietnam pada 26 Januari 2026.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota

Lee, yang berusia 73 tahun, diketahui meninggal karena serangan jantung, berdasarkan informasi dari panel penasihat kepresidenan Korea Selatan.

Kehidupan dan Karier Lee Hae-chan

Lee Hae-chan, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Korea Selatan dari tahun 2004 hingga 2006, merupakan anggota parlemen selama tujuh periode. Karier politiknya dimulai sebagai aktivis mahasiswa pada tahun 1970-an, di mana ia sempat dipenjara akibat kepemimpinannya dalam gerakan demokrasi.

Selama masa jabatannya, Lee dikenal sebagai sosok yang berani dan strategis, terlibat dalam perselisihan dengan lawan politik, dan memberikan dukungan kepada empat presiden dari kubu liberal.

Dedikasi dan kontribusi Lee terhadap demokrasi di Korea Selatan tidak bisa diabaikan, di mana Presiden Lee Jae Myung mengungkapkan, “Negara telah kehilangan seorang mentor besar dalam sejarah demokrasi kami.”

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Reaksi terhadap Kepergian Lee Hae-chan

Kematian Lee Hae-chan memicu tanggapan luas di kalangan politikus dan masyarakat. Partai oposisi konservatif, People Power Party, menyatakan bahwa kematiannya merupakan “akhir dari sebuah bab dalam sejarah politik Korea Selatan.”

Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, juga menyampaikan rasa dukacita kepada keluarga Lee dan pemerintah Korea Selatan. Pemerintah Vietnam telah bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan Lee mendapatkan perawatan medis yang optimal saat kondisinya kritis.

Lee tiba di Vietnam pada Kamis sebelum kematiannya, dengan tujuan menghadiri pertemuan panel penasihat pemerintah mengenai kebijakan terkait Korea Utara, di mana ia menjabat sebagai ketua panel.

Pentingnya Kehadiran Lee Hae-chan dalam Politik Korea Selatan

Sebagai mantan Perdana Menteri, Lee Hae-chan memiliki peran yang signifikan dalam perkembangan demokrasi Korea Selatan. Ia dikenal atas komitmennya yang tinggi dalam memajukan nilai-nilai demokrasi di tengah tantangan sejarah yang dihadapi negara.

Kehilangan Lee menandakan hilangnya sosok yang bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga seorang mentor dan advokat bagi kebebasan serta hak asasi manusia.

Panel penasihat yang dipimpin Lee, yaitu Peaceful Unification Advisory Council, memiliki anggota dari dalam dan luar negeri, mencerminkan pentingnya peran diplomasi dalam kebijakan luar negeri Korea Selatan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU