Minggu, 25 JANUARI 2026 • 19:55 WIB

Upaya Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terus Berlanjut

Author

Upaya Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terus Berlanjut

Tim gabungan masih melanjutkan pencarian korban bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dengan hasil evakuasi sebanyak 25 kantong jenazah hingga Sabtu sore.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan, cuaca menjadi tantangan utama dalam proses pencarian dan evakuasi yang sedang berlangsung.

Proses Evakuasi dan Identifikasi Korban

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat menerima 105 laporan mengenai orang hilang, yang terdiri dari 82 warga sipil dan 23 anggota TNI. Sebanyak 25 kantong jenazah telah dievakuasi dengan rincian terbaru dirilis pada pukul 17.00 WIB.

Dari keseluruhan 25 kantong jenazah tersebut, 11 di antaranya telah berhasil diidentifikasi. Korban yang teridentifikasi meliputi Suryana (57), Jajang Tarta (35), dan Nurhayati (42), dengan identifikasi dilakukan secara cermat untuk memastikan keakuratan informasi dari keluarga.

Proses post mortem masih berlangsung untuk 10 jenazah dan satu potongan tubuh lainnya. Tim DVI berkomitmen untuk mempercepat identifikasi sehingga keluarga dapat segera mengetahui nasib sanak saudara mereka.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Tantangan dalam Pencarian Korban

Hendra menekankan bahwa cuaca menjadi kendala signifikan dalam operasi pencarian dan evakuasi. Saat ini, tim telah menghentikan penggunaan alat berat dan berfokus pada identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi cuaca dipantau secara intensif untuk mendukung kelancaran proses pencarian. Harapannya, situasi cuaca akan mendukung kegiatan pencarian dan penanganan korban di lokasi longsor.

Meskipun pencarian sementara dihentikan, tim memastikan bahwa upaya untuk menemukan sisa korban tidak akan berhenti. Kegiatan pencarian akan dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan.

Respons Pemda dan Langkah Selanjutnya

Pemerintah Daerah setempat telah meminta untuk segera menyiapkan lahan relokasi bagi warga terdampak longsor dengan tujuan menjaga keselamatan dan kenyamanan mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Pemda juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan langkah-langkah rehabilitasi pasca bencana. Harapannya, relokasi warga dapat segera terealisasi untuk menghindari risiko bencana di masa mendatang.

Upaya pemulihan dan penanganan bencana memerlukan kerja sama yang efektif antara berbagai pihak agar situasi masyarakat terdampak dapat dipulihkan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU