Jenazah Capt. Andy Dahananto, pilot senior ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport, akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa pada hari ini, Minggu (25/1). Prosesi pemakaman ini diadakan sebagai bentuk penghormatan terakhir setelah terjadinya kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana
Ketua RT setempat, Franciscus Nasir, menyatakan bahwa keluarga almarhum telah mempersiapkan semua aspek pemakaman, termasuk ambulans dan fasilitas untuk shalat jenazah. Penghormatan terakhir akan dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebelum penyerahan jenazah kepada keluarga.
Persiapan Pemakaman
Pemakaman Capt. Andy Dahananto dijadwalkan berlangsung siang hari setelah upacara penghormatan. Franciscus Nasir menjelaskan, 'Sepertinya hari Minggu itu jenazah sampai rumah duka siang, tetapi untuk kesiapan kita sudah siap, mulai penyambutan, pemakaman hingga tempat ibadah.'
Keluarga almarhum telah menyiapkan berbagai fasilitas guna memastikan kelancaran acara, termasuk ambulans dan liang lahat. Nasir menjelaskan lebih lanjut bahwa petugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan telah hadir di rumah duka sejak Sabtu malam.
Sambil menunggu kedatangan jenazah, seluruh persiapan segera dilakukan, baik dari segi logistik maupun spiritual. Dengan demikian, pihak keluarga merasa lebih tenang dalam menghadapi proses pemakaman yang penuh makna ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Proses Penghormatan
Sebelum pemakaman, jenazah Capt. Andy Dahananto akan menjalani upacara penghormatan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jenazah direncanakan akan diterbangkan dari Makassar dan tiba di Jakarta pada pukul 21.30 WIT, sebelum dipindahkan ke TPU Ranca Sadang.
Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, akan menyerahkan jenazah kepada keluarga. Proses ini menjadi penanda komitmen pemerintah dalam menghormati mereka yang telah menjadi korban kecelakaan.
Menghadirkan pejabat di acara penghormatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada keluarga dan pengingat akan jasa almarhum dalam dunia penerbangan.
Hari Pemakaman dan Kehadiran Pejabat
Keluarga almarhum sangat berharap banyak pejabat dari Indonesia Air Transport dan Kementerian Kelautan yang akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Nasir menyebutkan, 'Namun, untuk kepastiannya saat ini masih menunggu informasi lanjutan dari keluarga.'
Kedatangan petugas dan karangan bunga di rumah duka menandakan dukungan kuat dari masyarakat dan rekan-rekan kerja Kapten Andy. Momen ini diharapkan bisa menjadi pengingat akan dedikasi dan kontribusi almarhum di bidang penerbangan.
Dengan berbagai persiapan yang matang, diharapkan prosesi ini berjalan khidmat dan mengesankan bagi keluarga dan semua yang hadir.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: