Penguatan Kerjasama Internasional: Prabowo Subianto Dalam Pengakuan Donald Trump di Dewan Perdamaian
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, memberikan pujian kepada Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, sebagai 'pria tangguh' dalam acara penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian. Momen tersebut terjadi di Forum Ekonomi Dunia Annual Meeting di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Penandatanganan piagam ini menandai keterlibatan Indonesia dalam inisiatif baru yang dipelopori oleh Trump, yang dihadiri oleh pemimpin dunia lainnya. Dalam kesempatan ini, Trump menekankan kekuatan kepemimpinan Prabowo dan dukungannya terhadap perdamaian global.
Peresmian Dewan Perdamaian
Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian menandai bergabungnya Indonesia dalam inisiatif baru yang diluncurkan oleh Donald Trump. Dalam video yang diunggah oleh DW, kedua pemimpin terlihat menerima sambutan hangat dari para hadirin, termasuk Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban.
Trump menyebut, 'Mereka berdua adalah pria yang tangguh,' saat mengapresiasi kedua pemimpin. Pujian tersebut disambut dengan senyuman rendah hati dari Prabowo, mencerminkan sikapnya dalam menerima penghormatan.
Trump juga secara simbolis menepuk pundak Prabowo, menunjukkan penghargaan atas kepemimpinan dan ketangguhan yang dinilainya inisiatif tersebut.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Komitmen Indonesia dalam Inisiatif Perdamaian
Prabowo menandatangani komitmen Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian di hadapan Trump. Ia menyatakan, 'Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza.'
Dalam komentarnya, Prabowo menekankan bahwa bantuan kemanusiaan untuk Gaza merupakan langkah positif yang signifikan, di mana 'penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang.'
Penting untuk dicatat bahwa keanggotaan Dewan Perdamaian tidak memerlukan biaya dari pihak Indonesia, yang menunjukkan bahwa partisipasi ini bersifat sukarela.
Dukungan Internasional dan Rencana Jangka Panjang
Dewan Perdamaian merupakan bagian dari fase kedua rencana gencatan senjata di Gaza, yang didukung oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada November 2025. Mandat Dewan Perdamaian mencakup pengawasan proses demiliterisasi serta rekonstruksi Jalur Gaza.
Dokumen piagam juga menegaskan bahwa Dewan Perdamaian bertujuan untuk mendorong stabilitas, perdamaian, dan tata kelola di wilayah yang berisiko konflik. Dalam piagam tersebut, Trump ditetapkan sebagai ketua dewan tanpa batas waktu.
Meskipun masa jabatannya sebagai Presiden AS akan berakhir, Trump diharapkan dapat terus menjalankan perannya, menandakan komitmen jangka panjang terhadap inisiatif ini.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: