Kamis, 22 JANUARI 2026 • 17:18 WIB

Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500: Temuan Jenazah dan Bagian Tubuh

Author

Pencarian Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500: Temuan Jenazah dan Bagian Tubuh

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah dan sembilan paket bagian tubuh diduga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada Kamis, 22 Januari 2026.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan bahwa pencarian korban yang belum ditemukan masih terus berlanjut.

Temuan di Gunung Bulusaraung

Pada hari Kamis, 22 Januari 2026, Tim SAR gabungan mengumumkan penemuan enam paket bagian tubuh yang diduga merupakan korban dari kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan bahwa total paket korban yang ditemukan mencapai sembilan, terdiri dari dua jenazah dan tujuh paket bagian tubuh.

Ia menyampaikan, "Saya ingin sampaikan bahwa, sampai dengan hari ini, telah ditemukan dua korban dalam bentuk jenazah." Penemuan ini menambah harapan untuk mengidentifikasi semua korban.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi

Proses Identifikasi Korban

Seluruh bagian tubuh yang ditemukan akan dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi yang dikelola oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.

Mohammad Syafii menegaskan, "Soal jumlah body part itu nanti benar-benar sembilan korban atau bagaimana nanti dari teman-teman DVI yang sampaikan." Hal ini menunjukkan pentingnya proses identifikasi dalam memastikan identitas setiap korban.

Tim DVI memiliki tugas untuk melakukan verifikasi dan memastikan data identifikasi yang akurat agar tidak terjadi kesalahan dalam pengumuman jumlah korban.

Operasi Pencarian yang Masih Berlangsung

Kepala Basarnas menegaskan bahwa operasi pencarian masih aktif dan menjadi prioritas dalam upaya menemukan korban yang belum teridentifikasi.

"Realita di lapangan menunjukkan bahwa masih ada korban yang belum ditemukan, tentunya itu yang jadi prioritas," ujarnya.

Tim SAR gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian, baik terhadap jenazah yang hilang maupun bagian tubuh yang mungkin masih berada di lokasi kecelakaan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU