Polisi kini tengah menyelidiki kasus dugaan pencurian jenazah yang terjadi di pemakaman umum Kampung Gardu Junti, Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Insiden ini mengundang perhatian luas karena merupakan peristiwa pertama dari jenisnya di wilayah tersebut.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Laporan mengenai peristiwa ini diterima pada Minggu (18/1) dan oleh karena itu, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan terhadap sepuluh saksi, yang terdiri dari keluarga almarhum serta penjaga makam.
Detail Penyelidikan Polisi
Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, menjelaskan bahwa penyelidikan ini memperlihatkan bahwa kasus pencurian jenazah tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perusakan makam pada umumnya. 'Ini baru pertama kali di Serang. Biasanya perusakan makam baru atau makam keramat. Kalau ini, jenazah sudah tujuh tahun dan orang biasa,' ujarnya.
Andi menegaskan bahwa investigasi yang dilakukan mencakup lokasi kejadian secara menyeluruh. Penjaga makam memberikan informasi bahwa ia telah bekerja hingga pukul 16.00 WIB pada hari Sabtu (17/1), dan jenazah diyakini telah digali pada malam harinya.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kronologi Kejadian
Saksi yang berziarah pada Jumat (16/1) melaporkan bahwa makam almarhum Sajim dalam keadaan utuh saat itu. Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, ditemukan bahwa lubang galian telah dipenuhi air hujan. 'Jadi kita kuras dulu. Dan di dalam sudah tidak ada apa-apa lagi. Kerangka jenazah sudah tidak ada,' terangnya.
Polisi terus melakukan pengumpulan informasi dari para saksi untuk menggali lebih dalam mengenai pelaku pencurian ini. Penyelidikan yang sedang berlangsung bertujuan untuk mengungkap kejahatan yang tergolong tidak lazim di masyarakat.
Respon Masyarakat dan Implikasi
Kejadian ini telah menciptakan kegemparan di kalangan masyarakat setempat yang tidak pernah menyaksikan kejahatan serupa. Insiden pencurian jenazah ini menunjukkan perkembangan kejahatan yang mengkhawatirkan, di tengah meningkatnya kasus perusakan makam di berbagai daerah.
Polisi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan kegiatan mencurigakan yang terjadi di area pemakaman. Dengan adanya penyelidikan yang lebih lanjut, diharapkan keamanan dapat terjaga bagi warga setempat.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: