Tim SAR masih berusaha mengevakuasi jenazah pramugari akibat kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang terhalang oleh cuaca buruk.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Dua jenazah telah ditemukan, namun proses evakuasi belum sepenuhnya selesai dan dihadapkan pada berbagai tantangan.
Kondisi Cuaca Menghambat Proses Evakuasi
Penguasa operasi SAR gabungan, Danrem 142/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, menjelaskan bahwa tim mengalami kesulitan akibat hujan deras yang berdampak pada visibilitas.
Dia menegaskan, "(Posisi korban kedua) Korban masih di lereng," menunjukkan bahwa pencarian masih berlangsung di area yang sulit dijangkau.
Berbagai kendala yang dihadapi menjadikan tantangan berat bagi tim SAR untuk menemukan rute evakuasi yang tepat dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Proses Evakuasi Jenazah Pertama
Sejak ditemukan pada Minggu (18/1), proses evakuasi jenazah pertama belum mencapai penyelesaian.
Andre menambahkan, "Yang pertama kita usahakan. Ini kita sedang cari (rute evakuasi yang tepat)" untuk memastikan semua korban dapat dievakuasi dengan aman.
Tim SAR harus melakukan usaha keras menemukan akses paling sesuai, dengan mempertimbangkan bahwa kedua jenazah ditemukan di lokasi berbeda kedalaman.
Tantangan Jarak Pandang dan Keselamatan
Andre mengungkapkan bahwa jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses evakuasi, yang sangat diperlukan demi keselamatan tim dan jenazah.
Dia berharap, "Karena situasi begini kan gelap, nanti kita usahakan di desa yang paling dekat," menunjukkan upaya untuk memindahkan jenazah ke lokasi yang lebih aman.
Hingga saat ini, tim SAR telah menemukan dua dari total sepuluh korban, di mana berbagai kendala terus menghambat upaya pencarian ini.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: