Senin, 19 JANUARI 2026 • 16:12 WIB

Kekurangan Oksigen di Laut: Ancaman bagi Kehidupan Laut dan Ekonomi Global

Author

Kekurangan Oksigen di Laut: Ancaman bagi Kehidupan Laut dan Ekonomi Global

Zona mati di laut telah menjadi isu kritis yang mengancam kehidupan organisme laut akibat kekurangan oksigen. Dengan lebih dari 400 zona mati teridentifikasi secara global, fenomena ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat internasional.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Penyebab utama pembentukan zona mati ini mencakup aktivitas manusia, terutama pertanian intensif, yang memperburuk kualitas air laut. Dampak dari masalah ini tidak hanya dirasakan oleh ekosistem laut tetapi juga mempengaruhi industri perikanan secara signifikan.

Peningkatan Zona Mati di Lautan

Zona mati, atau dead zones, merupakan area di lautan yang mengalami penurunan kadar oksigen secara drastis, sehingga berdampak buruk pada kehidupan laut. Berdasarkan penelitian, lebih dari 400 zona mati telah teridentifikasi, dan jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan yang mencolok.

Salah satu faktor penyebab utama perkembangan zona mati ini adalah kegiatan manusia, termasuk praktik pertanian yang menghasilkan limpasan pupuk ke dalam badan air. Limbah tersebut menyebabkan eutrofikasi, yang berakibat pada ledakan pertumbuhan alga dan penurunan konsentrasi oksigen dalam air.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Dampak Lingkungan dan Ekonomi

Dampak dari zona mati tidak hanya berdampak pada ekosistem dan biodiversitas laut tetapi juga pada sektor ekonomi yang menggantungkan diri pada sumber daya laut. Penurunan populasi ikan dan organisme laut lainnya dapat berakibat pada kerugian finansial yang signifikan bagi nelayan dan industri perikanan.

Lebih jauh lagi, ekosistem laut yang sehat memiliki peranan krusial dalam pengaturan iklim global. Kehilangan keanekaragaman hayati yang ditimbulkan oleh zona mati mampu mengganggu keseimbangan ekosistem, yang pada gilirannya dapat mempercepat perubahan iklim.

Upaya Penanggulangan

Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk menangani masalah zona mati, seperti regulasi penggunaan pupuk dan pengelolaan limbah. Negara-negara di dunia diharapkan untuk menerapkan praktik pertanian berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif terhadap sumber daya laut.

Penelitian yang lebih mendalam juga terus dilakukan untuk memahami efek jangka panjang dari zona mati serta mencari solusi yang lebih efektif. Kerja sama internasional menjadi esensial guna mengatasi tantangan yang bersifat global ini.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU