Minggu, 18 JANUARI 2026 • 21:10 WIB

Penunjukan Tedjowulan Dinilai Strategis bagi Pengelolaan Keraton Surakarta

Author

Penunjukan Tedjowulan Dinilai Strategis bagi Pengelolaan Keraton Surakarta

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan penunjukan KG-PA Tedjowulan sebagai Pelaksana Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta pada Minggu, 18 Januari 2026.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Penunjukan ini bertujuan untuk mengatasi konflik internal Keraton Surakarta, di mana rendahnya persatuan mengenai penerus tahta antara dua putra almarhum SISKS Pakubuwana XIII menjadi perhatian utama.

Urgensi Penunjukan Tedjowulan

Fadli Zon menegaskan bahwa penting bagi pemerintah untuk segera menunjuk seorang penanggung jawab pelestarian Keraton, guna menjaga keberlanjutan budaya dan bangunan cagar tersebut.

Kekhawatiran terhadap kemungkinan kesulitan dalam memberikan bantuan jika tidak ada penunjukan yang jelas, serta kemungkinan adanya tanggung jawab hukum di masa depan, mendorong keputusan ini diambil sekarang.

Pentingnya tindakan ini meningkat karena adanya klaim bertentangan yang muncul di kalangan keluarga besar Keraton Surakarta berkaitan dengan penerus tahta.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Reaksi dari Keluarga Keraton

Salah satu kubu yang mengklaim sebagai penerus tahta, yaitu kubu Pakubuwana XIV Purbaya, melakukan protes atas penunjukan Tedjowulan.

GKR Panembahan Timoer Rumbai menyatakan bahwa mereka merasa tidak dilibatkan dalam proses pembuatan SK yang menunjuk Tedjowulan.

Fadli Zon menjelaskan bahwa pihak kementerian telah berusaha untuk mengundang kubu tersebut berdiskusi, tetapi undangan tersebut tidak direspon.

Langkah Kolaboratif untuk Pelestarian Budaya

Fadli Zon juga menambahkan bahwa penunjukan Tedjowulan telah disetujui oleh beberapa kementerian terkait, termasuk Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Dengan adanya langkah kolaboratif ini, diharapkan dapat tercipta suasana yang kondusif untuk dialog dan musyawarah dalam keluarga Keraton.

Penunjukan ini diharapkan tidak hanya menjaga pelestarian budaya di Keraton Surakarta, tetapi juga memberikan jalur pemanfaatan yang tepat dan berkelanjutan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU