Pesawat ATR yang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat ini mengangkut sebelas orang yang terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengungkapkan bahwa upaya pencarian telah dimulai setelah menerima laporan tentang hilangnya kontak. Penyelamatan sedang dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru.
Detail Kejadian dan Upaya Pencarian
Pesawat ATR 42-500 melaporkan kehilangan kontak pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, siang. Basarnas Makassar menerima informasi dari AirNav Makassar terkait insiden tersebut.
Muhammad Arif Anwar menjelaskan bahwa tim rescue segera bergerak menuju titik dugaan berdasarkan koordinat terakhir yang diberikan oleh Air Traffic Control (ATC).
Tim SAR gabungan kini sedang berupaya melakukan pencarian intensif di area hilangnya kontak, melibatkan beberapa instansi untuk memastikan keselamatan semua orang di pesawat.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Profil Kru dan Penumpang Pesawat
Pesawat ATR yang hilang tersebut mengangkut delapan kru dan tiga penumpang, dengan profil yang sudah teridentifikasi. Kru termasuk Kapten Andy Dahananto, Second Officer Yudha Mahardika, dan beberapa anggota operasional penerbangan lainnya.
Penumpang yang berada di dalam pesawat terdiri dari tiga orang yakni Mr. Deden, Mr. Ferry, dan Mr. Yoga.
Menurut Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, total Person on Board (POB) berjumlah sebelas orang, dengan rincian delapan kru dan tiga penumpang.
Respons Pemerintah dan Pihak Terkait
Pemerintah beserta instansi terkait menegaskan komitmen dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan pencarian. Kolaborasi berbagai pihak menunjukkan keseriusan dalam menangani insiden ini.
Pencarian masih berlangsung di lokasi hilangnya kontak, dengan tim SAR yang terus menjajaki area tersebut. Keberadaan pesawat dan kondisi penumpang sedang dalam investigasi lebih lanjut.
Basarnas berupaya meningkatkan efektivitas pencarian meski menghadapi tantangan dari cuaca dan medan di sekitar lokasi pencarian.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: