Roby Tremonti memberikan penjelasan terkait dugaan ancaman terhadap Hesti Purwadinata setelah Hesti menunjukkan dukungan untuk buku Aurelie Moeremans berjudul 'Broken Strings'. Dalam klarifikasinya, Roby membantah tuduhan tersebut dan menunjukkan bukti komunikasi dengan suami Hesti, Edo Borne.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Isu ini muncul setelah Hesti memberikan komentar di media sosial yang dianggap memicu reaksi negatif dari Roby, meskipun mereka memiliki hubungan profesional di masa lalu.
Latar Belakang Isu
Dugaan ancaman yang dilontarkan kepada Roby Tremonti bermula ketika Hesti Purwadinata memberikan dukungan untuk peluncuran buku Aurelie Moeremans di media sosial. Komentar Hesti yang menyatakan harapan agar Aurelie tidak terlibat lagi dalam dunia hiburan memicu reaksi dari Roby.
Roby merasa keberatan karena namanya diperdengarkan dalam konteks negatif melalui dukungan Hesti. Konteks ini menarik perhatian media, terutama mengingat hubungan profesional Roby dan Hesti di masa lalu yang cukup dekat.
Klarifikasi Roby Tremonti
Dalam penjelasan resmi yang disampaikan, Roby menegaskan bahwa ia tidak melakukan ancaman terhadap Hesti. Ia menunjukkan komunikasi dengan Edo Borne yang merupakan suami Hesti sebagai bukti ia hanya menyampaikan keberatan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
"Jangan dipelintir tentang timeline saya WA siapa dulu. Seingat saya, saya DM itu Edo Borne karena suami dari Hesti. Jelas nama ini melibatkan Hesti Purwadinata," ujar Roby dalam penjelasannya.
Roby kemudian membacakan isi pesan yang ia kirimkan kepada Edo, di mana menurutnya tidak terdapat unsur ancaman. Ia menyampaikan, "Bunyinya gini, 'Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie...'."
Respons dan Rencana Tindak Lanjut
Roby menyatakan bahwa ia merasa tersinggung dengan komentar yang dilontarkan oleh Hesti dan berharap untuk menyelesaikan masalah ini tanpa memicu keributan. Ia menekankan bahwa komunikasinya dengan Edo dilakukan dengan sopan.
"Saya tulis: 'Gue tunggu feedback-nya ya Bro... Tolong feedback-nya. Oke Bro,' pakai emoji tangan menyembah," jelas Roby, menekankan bahwa ia ingin berkomunikasi secara positif.
Ketika ditanya tentang potensi menempuh jalur hukum, Roby menegaskan bahwa keputusan itu akan tergantung pada situasi yang berkembang dan bukan langkah pasti yang akan diambil.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: