Selasa, 13 JANUARI 2026 • 18:45 WIB

Kesempatan Pendidikan Gratis untuk Nisa Setelah Aksinya yang Viral

Author

Kesempatan Pendidikan Gratis untuk Nisa Setelah Aksinya yang Viral

Khairun Nisa, seorang wanita berusia 23 tahun asal Muara Kuang, Sumatera Selatan, menjadi perbincangan publik setelah diketahui menyamar sebagai pramugari Batik Air. Kini, ia memperoleh tawaran pendidikan gratis sebagai pramugari dari Aeronef Academy.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Tawaran pendidikan ini muncul setelah Nisa meminta maaf terkait aksinya yang menarik perhatian banyak orang. Aeronef Academy siap membantu Nisa mengejar cita-citanya dengan pelatihan resmi.

Kisah Viral Nisa

Nisa terlibat dalam insiden yang menarik perhatian publik ketika menggunakan atribut pramugari dalam penerbangan Batik Air rute Palembang-Jakarta. Insiden ini terjadi pada tanggal 6 Januari 2026, saat pesawat dengan nomor penerbangan ID 70-508 berangkat.

Dalam video permintaan maafnya, Nisa mengungkapkan, 'Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.' Konteks tersebut menunjukkan ketidakbenaran dari tindakan yang dilakukannya.

Tindakan Nisa memicu reaksi beragam di media sosial, di mana publik menunjukkan dukungan dan kritik terhadap langkahnya. Ini menandakan perhatian luas terhadap isu-isu seputar identitas dan profesionalisme dalam bidang penerbangan.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025

Tawaran dari Aeronef Academy

Beberapa waktu setelah insiden tersebut, Aeronef Academy, lembaga pelatihan pramugari yang terletak di Kediri, Jawa Timur, mengumumkan tawaran tak terduga. Mereka menyatakan melalui akun Instagram bahwa mereka bersedia memberikan pendidikan gratis kepada Nisa.

'Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat,' tulis pihak akademi dalam unggahan mereka. Tawaran ini menunjukkan komitmen akademi untuk membantu Nisa mengejar mimpinya dalam bidang penerbangan.

Dengan adanya tawaran ini, Nisa berpotensi mendapatkan pelatihan komprehensif mengenai etika dan prosedur kerja sebagai pramugari, sambil mendapatkan sertifikasi resmi yang diakui.

Pernyataan Nisa dan Harapan Ke Depan

Dalam video permohonan maafnya, Nisa menunjukkan penyesalan yang mendalam atas tindakannya dan berharap untuk diberikan kesempatan kedua. Ia menyatakan, 'Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group.'

Kesempatan yang diberikan oleh Aeronef Academy menjadi langkah penting bagi Nisa untuk belajar tentang profesionalisme dan tanggung jawab. Ini juga menegaskan tekadnya untuk mengubah kesalahan menjadi peluang positif.

Melalui pelatihan yang diharapkan, Nisa dapat meraih impian untuk menjadi pramugari yang resmi dan terlatih, sejalan dengan standar industri penerbangan yang ada.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU