Selasa, 13 JANUARI 2026 • 17:24 WIB

Renovasi 300.000 Sekolah dalam Empat Tahun: Komitmen Presiden Prabowo Subianto

Author

Renovasi 300.000 Sekolah dalam Empat Tahun: Komitmen Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan target ambisius untuk merenovasi 300.000 sekolah di Indonesia dalam kurun waktu empat tahun mendatang.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Sebagai langkah awal, pada tahun 2026, pemerintah menargetkan renovasi sebanyak 60.000 sekolah untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan.

Komitmen Renovasi Sekolah

Pada hari Selasa, 13 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara di Kampus Malang, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan keseriusannya dalam memperbaiki sektor pendidikan di Tanah Air.

Ia menyatakan, 'Tahun ini saja saya akan renovasi 60.000 sekolah dan seterusnya. Kita punya 300.000 sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua.' Pernyataan ini menunjukkan fokus pemerintah pada perbaikan infrastruktur pendidikan.

Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Pendidikan dinyatakan sebagai instrumen penting untuk mencapai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Peran Pendidikan dalam Pengentasan Kemiskinan

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan peran pendidikan sebagai alat untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan demi kesejahteraan masyarakat.

'Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan,' ucapnya, menunjukkan hubungan antara pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.

Pernyataan ini juga mencerminkan visi pemerintah untuk memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan sebagai solusi jangka panjang dalam memberantas kemiskinan.

Ilmu dan Teknologi sebagai Pendorong Pembangunan

Prabowo juga menyinggung tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan suatu bangsa. Ia percaya bahwa kemampuan untuk menguasai ilmu pengetahuan akan berperan krusial dalam menentukan tingkat peradaban negara.

'Pembangunan suatu bangsa terletak kepada kemampuan bangsa itu untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi,' jelasnya.

Presiden berharap agar perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Ia menekankan pentingnya kualitas hidup yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU