Strategi John Herdman dalam Membangun Timnas Indonesia: Mendengar, Memahami, dan Melakukan Aksi
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, telah menguraikan pendekatan strategisnya setelah resmi diperkenalkan oleh PSSI di Jakarta. Ia menyatakan bahwa fokus utama tidak hanya pada hasil, tetapi juga melibatkan pemetaan menyeluruh terhadap tim.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Herdman menekankan pentingnya mendengar dan memahami kondisi internal tim sebelum mengambil keputusan. Pendekatan ini merupakan langkah awal untuk membangun fondasi yang kuat bagi Timnas Indonesia ke depan.
Pentingnya Assessment Menyeluruh
Dalam fase awal kepemimpinannya, Herdman menekankan bahwa assessment menyeluruh terhadap kondisi Timnas Indonesia adalah langkah pertama. Ia ingin mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai pemain, staf, dan kultur sepak bola yang ada di Indonesia.
Herdman menyebutkan, 'Langkah pertama saya adalah assessment. Langkah kedua, saya ingin benar-benar mendengar dari Timnas itu sendiri. Setelah itu barulah kami melakukan evaluasi dan menentukan arah ke depan.' Ini menggambarkan upaya untuk memulai dengan langkah yang sistematis dan terencana.
Herdman melakukan komunikasi dengan lebih dari 60 pemain, baik yang bermain di dalam negeri maupun luar negeri. Diskusi ini diharapkan memberi gambaran utuh tentang potensi Skuad Garuda dalam menghadapi agenda olahraga yang akan datang.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana
Tiga Pilar Filosofi Kepelatihan Herdman
Herdman merumuskan filosofi kepelatihannya ke dalam tiga pilar utama, yaitu mendengar, mengerti, dan aksi. Ia menjelaskan bahwa mendengar merupakan langkah awal penting dalam membangun kepercayaan di antara anggota tim.
Ia menyatakan, 'Tanpa mendengar, kita tidak akan benar-benar memahami. Tanpa memahami, aksi tidak akan tepat sasaran.' Ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi dalam menciptakan sinergi di dalam tim.
Melalui pendekatan ini, Herdman berharap dapat menyatukan visi di antara pemain dan staf sehingga strategi yang diterapkan dapat dilaksanakan dengan efektif.
Kontrak dan Tanggung Jawab Herdman
Herdman resmi dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Selain menangani Timnas senior, ia juga bertanggung jawab untuk Timnas Indonesia U-23.
Acara perkenalan ini dihadiri oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan sejumlah pejabat tinggi PSSI lainnya. Herdman mencatat bahwa pendekatan bertahap ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan jangka panjang Timnas Indonesia.
Dengan agenda padat di tahun 2026, termasuk FIFA Series dan Piala AFF 2026, Herdman optimis bahwa pendekatannya dapat memberikan dampak positif dan membawa Timnas ke arah yang lebih baik.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: