Minggu, 11 JANUARI 2026 • 22:26 WIB

Amerika Serikat Himbau Warganya Tinggalkan Venezuela Pasca Penangkapan Presiden Maduro

Author

Amerika Serikat Himbau Warganya Tinggalkan Venezuela Pasca Penangkapan Presiden Maduro

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mendesak seluruh warganya yang berada di Venezuela untuk segera meninggalkan negara tersebut. Seruan ini disampaikan menyusul situasi keamanan yang semakin tidak menentu setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Peringatan tersebut diterbitkan pada Minggu, 11 Januari 2026, menjelang minggu setelah operasi penangkapan Maduro oleh pasukan elite AS, yang mengguncang stabilitas di kawasan.

Situasi Keamanan yang Memprihatinkan

Dalam pernyataan resmi mereka, Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan bahwa "Situasi keamanan di Venezuela tetap tidak menentu," sehingga mereka mendesak warganya untuk segera mengambil langkah kembali ke tanah air.

Penangkapan Nicolas Maduro mengejutkan banyak pihak, serta memicu kepanikan di kalangan warga AS yang tinggal di negara tersebut. Ini terjadi karena tindakan tersebut membuat risiko bagi para warga meningkat secara signifikan.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik

Penangkapan Maduro dan Implikasinya

Nicolas Maduro ditangkap pada 3 Januari 2026 dan diangkut ke AS di bawah pengawalan ketat oleh FBI. Penangkapan ini dilatarbelakangi oleh tuduhan yang menyebutkan keterlibatannya dalam terorisme narkoba serta kejahatan lainnya yang merugikan negara.

Seperti dilaporkan AFP, diharapkan Maduro akan dibawa ke Kota New York untuk menghadapi proses hukum. Peristiwa ini memicu kekhawatiran di antara warga AS yang tinggal di Venezuela akan potensi balasan dari kelompok bersenjata lokal.

Tindakan untuk Warga AS di Venezuela

Departemen Luar Negeri menekankan bahwa, "Karena penerbangan internasional telah dilanjutkan, warga AS di Venezuela harus segera meninggalkan negara itu," menandaskan pentingnya keselamatan bagi para warganya.

Warga juga diingatkan mengenai keberadaan milisi bersenjata yang dikenal sebagai colectivos, yang sering melakukan penggeledahan terhadap kendaraan untuk mencari dan menargetkan warga Amerika atau bukti dukungan terhadap AS.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU