Penyanyi Nadin Amizah mengungkapkan kondisi medis yang dialaminya, yaitu spasmodic dysphonia, melalui media sosial Instagram. Kondisi ini berdampak negatif pada kemampuan vokalnya dan mengharuskannya menghadapi tantangan baru dalam berkarya.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Dalam pengakuannya, Nadin menjelaskan bahwa ia mengalami penurunan signifikan dalam kemampuan bernyanyi yang memengaruhi karirnya. Ia berkomitmen untuk mencari solusi dan tetap aktif dalam dunia musik meskipun ada batasan yang dihadapi.
Memahami Spasmodic Dysphonia
Spasmodic dysphonia (SD) merupakan gangguan suara yang memengaruhi laring dan pita suara. Menurut Cleveland Clinic, kondisi ini dapat menyebabkan suara terputus, tampak tegang, atau lemah saat berbicara.
Kondisi ini disebabkan oleh kejang pada otot-otot yang mengendalikan pita suara, yang berfungsi secara tidak normal. Akibatnya, pita suara tidak dapat bergetar dengan baik, sehingga suara yang dihasilkan menjadi tidak optimal.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Gejala dan Penyebab Spasmodic Dysphonia
Gejala spasmodic dysphonia dapat bervariasi, termasuk suara tegang, serak, atau terputus-putus. Terkadang, suara juga dapat terdengar seperti napas atau berbisik, yang membuat komunikasi verbal menjadi sulit.
Penyebab dari SD berhubungan dengan gangguan di area otak bernama ganglia basalis. Bagian otak ini berperan dalam mengoordinasikan gerakan otot yang tidak terkendali, yang berujung pada gejala yang dialami, terutama pada orang berusia paruh baya.
Perjuangan Nadin Amizah
Dalam unggahan terbarunya, Nadin Amizah menyoroti dampak spasmodic dysphonia terhadap karirnya sebagai penyanyi. Ia menyatakan, "Bahkan ngomong kelamaan aja leher pegel dan sakit bgttt. Range vocal menyempit/turun dari range sebelumnya."
Nadin juga menjelaskan, "Jadi kalau dibilang gabisa nyanyi sih, ga juga ya, bisa bisa aja. Tapi bayangin sesedih apa sesuatu yang biasanya semudah dan seringan bernapas untukku jadi sesuatu yang berat." Ini menunjukkan betapa berat pertarungan yang dihadapinya.
Untuk mengatasi tantangannya, Nadin berencana untuk menjalani terapi berbicara dan latihan vokal. Ia berharap dapat terus berproses sembari tetap aktif di industri musik.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: