Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan penanganan sepuluh pasien terinfeksi Influenza A H3N2 subclade K, yang dikenal sebagai 'super flu'. Salah satu pasien dari kasus tersebut dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana
Pasien yang meninggal memiliki riwayat penyakit bawaan yang serius, sementara tim medis masih menyelidiki penyebab kematian tersebut, apakah terkait dengan 'super flu' atau komplikasi dari kondisi lain.
Profil Pasien yang Terinfeksi
Dari sepuluh pasien yang dirawat, rentang usia mereka bervariasi dari bayi berusia 9 bulan hingga 60 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa virus 'super flu' dapat menyerang berbagai kelompok umur.
Meskipun dapat mempengaruhi semua usia, pasien dengan komorbiditas lebih rentan mengalami gejala yang lebih berat.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Investigasi Kematian Pasien
Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) di RSHS Bandung masih menyelidiki penyebab pasti kematian pasien. Ketua Pinere, dr Yovita Hartantri, menyatakan, 'Kalau kita lihat dari data yang ada, itu ada dua yang berat. Satu masuk ke ruang high cap dan satu masuk ke ruang intensif.'
Investigasi ini bertujuan untuk menentukan apakah kematian disebabkan oleh virus atau komplikasi penyakit lain yang mendasari.
Perbedaan Antara 'Super Flu' dan Influenza Musiman
Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, dr Iwan Abdul Rachman, menjelaskan bahwa 'super flu' memiliki potensi yang lebih berat dan lebih cepat menular dibandingkan dengan influenza musiman biasa. 'Yang kami lakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin tentunya kami siap memberikan pelayanan pada siapapun pasien yang membutuhkan layanan tersebut,' ungkapnya.
Penjelasan ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang karakteristik dan dampak dari virus ini, serta perlunya kewaspadaan terhadap gejala yang muncul.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: