Selasa, 06 JANUARI 2026 • 15:12 WIB

Pembongkaran Tiang Monorel di Jalan HR Rasuna Said Segera Dimulai Tanpa Penutupan Jalan

Author

Pembongkaran Tiang Monorel di Jalan HR Rasuna Said Segera Dimulai Tanpa Penutupan Jalan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan segera dimulai tanpa melakukan penutupan jalan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Proses pembongkaran yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Januari ini akan dikoordinasikan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Pernyataan Gubernur mengenai Pembongkaran

Gubernur Pramono Anung menekankan bahwa pembongkaran tiang monorel tidak akan mengganggu lalu lintas di kawasan tersebut. "Untuk pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga apakah hari Selasa atau Rabu depan," ujarnya.

Pembongkaran ini merupakan langkah pemerintah untuk menuntaskan proyek yang telah mangkrak dalam waktu yang cukup lama. Pramono juga menggarisbawahi pentingnya pengalaman Dinas Bina Marga dalam menangani proyek serupa sebelumnya.

"Jadi yang dibongkar tetap dilakukan dengan pengalaman yang ada. Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran tidak dilakukan penutupan," tambahnya.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Tindakan Terhadap PT Adhi Karya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan pembongkaran tiang monorel, menyusul ketidakpatuhan PT Adhi Karya terhadap tenggat waktu yang ditentukan. Pramono menjelaskan, "Yang satu lagi tiang monorel yang melakukan adalah Pemda DKI Jakarta, Bina Marga. Kenapa tidak dilakukan oleh Adhi Karya? Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri."

Pada November 2025, Pramono telah memberikan tenggat waktu sebulan kepada PT Adhi Karya untuk menyelesaikan pembongkaran tiang-tiang tersebut. Namun, setelah batas waktu itu lewat, keputusan diambil untuk melanjutkan pembongkaran secara mandiri.

Tanggapan PT Adhi Karya

PT Adhi Karya merespons situasi ini melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Mereka menginformasikan bahwa pertemuan telah dilakukan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membahas langkah hukum dan teknis terkait pembongkaran tiang monorel.

Manajemen Adhi Karya, melalui Corporate Secretary Rozi Sparta, menjelaskan, "Manajemen Adhi Karya telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membahas langkah pendampingan hukum atas rencana pembersihan dan pembongkaran tiang eks monorail yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta."

Selain itu, Adhi Karya menyatakan bahwa aset tiang monorel masih tercatat dalam laporan keuangan mereka, meskipun terdapat kemungkinan terjadinya penurunan nilai aset tersebut.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU