Sebuah kebakaran yang melanda sebuah bar di resor ski mewah Crans Montana, Swiss, telah mengakibatkan 40 orang tewas pada malam tahun baru 2026.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Insiden tragis ini juga melukai 115 orang lainnya, dengan banyak di antaranya mengalami cedera serius.
Rincian Kebakaran dan Respons Awal
Komandan Polisi setempat, Frederic Gisler, telah mengkonfirmasi jumlah korban dan menyatakan, "Kami menghitung sekitar 40 orang telah meninggal dan sekitar 115 orang terluka, sebagian besar dari mereka mengalami luka serius."
Presiden Swiss, Guy Parmelin, menggambarkan insiden ini sebagai "salah satu tragedi terburuk yang pernah dialami oleh negara kita."
Sebelum kebakaran, terdengar laporan mengenai ledakan, namun penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Investigasi dan Penanganan Korban
Juru bicara polisi, Gaetan Lathion, menjelaskan, "Kami baru memulai penyelidikan kami, tetapi ini adalah resor ski terkenal internasional dengan banyak turis."
Sebagai langkah cepat, pusat penerimaan dan saluran bantuan telah didirikan untuk mendukung keluarga yang terdampak, mencerminkan upaya pemerintah dalam menghadapi situasi ini.
Kota Crans Montana, yang sering dipenuhi dengan wisatawan saat musim dingin, kini merasakan dampak mendalam dari tragedi ini.
Dampak dan Reaksi Komunitas Internasional
Kebakaran ini menarik perhatian luas baik di tingkat nasional maupun internasional, mencerminkan kekhawatiran yang mendalam tentang keselamatan di ruang publik.
Berbagai pihak kini mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan keselamatan di tempat-tempat ramai, khususnya selama acara besar.
Saat ini, perhatian utama terfokus pada upaya penyelamatan dan perawatan korban, sementara penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: