Kebiasaan mengonsumsi gula dalam jumlah berlebih semakin umum, terutama dalam situasi santai dan berkumpul. Namun, dampaknya terhadap tingkat energi harian seringkali luput dari perhatian.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Meskipun konsumsi gula bisa memberikan kesenangan awal, imbangan energi yang dihasilkan bisa mempengaruhi rasa nyaman dan produktivitas seseorang sepanjang hari.
Fluktuasi Energi Akibat Gula
Saat konsumsi gula meningkat, otak merespons dengan melepaskan dopamin, yang memberi rasa nyaman dan bahagia. Namun, perasaan menyenangkan ini bersifat sementara dan diikuti oleh penurunan energi yang signifikan.
Penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi energi ini dapat menyebabkan kelelahan dan lesu hanya dalam waktu singkat setelah kenaikan mood. Artikel di 'Healthline' mencatat bahwa 'Konsumsi gula dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan energi yang cepat, yang dikenal sebagai 'sugar crash'.'
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dampak Kesehatan Jangka Panjang
Konsumsi gula berlebih tidak hanya memengaruhi energi harian, tetapi juga memiliki dampak yang lebih serius terhadap kesehatan jangka panjang. Menurut American Heart Association, terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Kondisi ini sering kali terkait dengan obesitas dan masalah metabolisme lainnya. Jika dibiarkan, situasi ini dapat menjadi dilema kesehatan yang serius dan lebih sulit diatasi di masa depan.
Alternatif Sehat untuk Pemanis
Untuk menikmati rasa manis tanpa dampak negatif dari gula, terdapat banyak pilihan alternatif yang lebih sehat. Misalnya, penggunaan buah-buahan segar atau pemanis alami seperti madu dan stevia bisa menjadi opsi yang lebih bijak.
Beralih pada makanan rendah gula dan memilih camilan sehat juga dapat membantu menjaga tingkat energi tetap stabil, sehingga menghindari fluktuasi yang tidak nyaman.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: