Senin, 29 DESEMBER 2025 • 17:34 WIB

Pemerintah RI Siapkan Pembelian 100 Jembatan Bailey untuk Mempercepat Respon Bencana di Sumatera

Author

Pemerintah RI Siapkan Pembelian 100 Jembatan Bailey untuk Mempercepat Respon Bencana di Sumatera

Pemerintah Republik Indonesia berencana melakukan pembelian 100 jembatan Bailey dari luar negeri sebagai langkah cepat untuk penanganan bencana alam di wilayah Sumatera.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi

Pembelian ini berdasarkan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan, dengan target pemasangan selesai pada Februari 2026.

Rincian Pembelian Jembatan Bailey

Dalam konferensi pers yang diadakan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyatakan, "Dan juga dari Presiden langsung melalui Kemenhan akan dicari 100 bailey dari luar, untuk mendukung di bencana ini."

Keputusan ini diambil untuk meringankan dampak bencana, khususnya di daerah yang sangat membutuhkan akses yang lebih baik.

Jenderal Maruli menekankan pentingnya pengadaan jembatan ini agar dapat segera dipasang, "Mudah-mudahan bisa Januari ini bisa dirapatkan, saya pikir paling lama Januari, Februari itu bisa terpasang semua."

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Ketersediaan Jembatan di Lokasi Bencana

TNI Angkatan Darat telah mendata kebutuhan akan 44 jembatan untuk dipasang pascabencana, dengan 12 jembatan Bailey sudah selesai dibangun dan enam jembatan dalam proses pemasangan.

"Ada juga yang armco terus bertambah. Hari ini sudah 47 titik, 6 selesai, 3 pemasangan, yang lain sedang proses pengiriman," jelas Jenderal Maruli.

Data ini menunjukkan adanya komitmen serta upaya nyata pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

Harapan Pengembangan Fasilitas Pasca-Bencana

Jenderal Maruli berharap bahwa penanganan bencana ini akan mendorong perbaikan infrastruktur ke depannya. "Jadi nanti setelah bencana ini mungkin daerah yang jembatan-jembatannya nanti yang dulunya ada kayu, sekarang bisa jadi Armco," ujarnya.

Dengan adanya pembangunan jembatan yang lebih kuat dan tahan lama, diharapkan dapat meningkatkan kualitas aksesibilitas masyarakat di daerah terdampak.

TNI AD juga mencatat kebutuhan akan 11 jembatan gantung, di mana tiga di antaranya saat ini berada dalam tahap pemasangan.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU