Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 18:05 WIB

Peran Hormon dalam Meningkatkan Kinerja Fisik dan Mental Saat Beraktivitas

Author

Peran Hormon dalam Meningkatkan Kinerja Fisik dan Mental Saat Beraktivitas

Hormon memainkan peranan penting dalam meningkatkan kinerja fisik dan kesehatan mental selama tubuh aktif bergerak. Dari pengaturan energi hingga suasana hati, hormon-hormon ini bekerja secara dinamis dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Berbagai jenis hormon, masing-masing dengan fungsi spesifik, bertanggung jawab untuk menjaga tubuh tetap berfungsi optimal. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana hormon-hormon ini berperan saat kita bergerak.

Peran Hormon Adrenalin dalam Aktivitas Fisik

Hormon adrenalin, dikenal sebagai hormon stres, dilepaskan saat tubuh beraktivitas fisik yang intens. Hormon ini meningkatkan detak jantung, aliran darah, dan memberikan energi yang dibutuhkan selama aktivitas.

Ketika berlari atau berolahraga, adrenalin mempersiapkan tubuh untuk menghadapi tantangan fisik dengan meningkatkan kewaspadaan. Kondisi ini juga sering kali membuat seseorang merasa lebih energik.

Adrenalin juga berfungsi dalam pemecahan glikogen menjadi glukosa, yang merupakan sumber energi selama aktivitas fisik. Oleh karena itu, adrenalin memiliki peranan kunci dalam mempersiapkan tubuh untuk berfungsi secara optimal.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Hormon Endorfin dan Perasaan Bahagia

Hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon bahagia, diproduksi tubuh selama atau setelah aktivitas fisik. Hormon ini berfungsi mengurangi rasa sakit dan meningkatkan suasana hati.

Saat berolahraga, produksi endorfin meningkat, yang sering kali membuat seseorang merasa lebih baik dan lebih relaks setelah beraktivitas. Hal ini merupakan salah satu alasan olahraga sering disarankan untuk mengatasi stres.

Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan tingkat endorfin dalam jangka panjang, menurunkan risiko depresi. Dengan demikian, endorfin berfungsi sebagai pendorong motivasi untuk berolahraga dan menjaga kesehatan mental.

Peran Hormon Kortisol dalam Manajemen Stres

Hormon kortisol, juga dikenal sebagai hormon stres, dilepaskan ketika tubuh mengalami tekanan. Hormon ini berfungsi untuk mempersiapkan tubuh dalam menghadapi kondisi darurat.

Selama aktivitas fisik yang berat, kadar kortisol dapat meningkat, membantu mengelola stres akibat aktivitas tersebut. Namun, kortisol yang meningkat secara berkepanjangan dapat memiliki dampak negatif terhadap kesehatan.

Kortisol juga meningkatkan metabolisme, membantu tubuh menggunakan energi dengan lebih efektif saat bergerak. Meskipun diperlukan untuk mengatasi stres, penting untuk menjaga kadar kortisol agar tetap dalam batas normal demi kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU