Banyak individu tidak menyadari bahwa beberapa jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat memicu peradangan dalam tubuh.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Peradangan adalah respons alami tubuh, namun jika berlangsung kronis, dapat berdampak negatif pada kesehatan.
Makanan Olahan dan Trans Fat
Makanan olahan seperti makanan cepat saji, keripik, dan snack kemasan sering kali mengandung bahan pengawet dan trans fat yang dapat meningkatkan peradangan.
Trans fat tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan jantung, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi trans fat secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).
Hal ini berkontribusi pada peradangan serta berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
Gula Berlebih dan Karbohidrat Halus
Makanan yang kaya akan gula tambahan atau karbohidrat halus berpotensi tinggi memicu peradangan.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Contoh makanan ini meliputi kue, soda, dan makanan manis lainnya yang dapat meningkatkan kadar glikemik dalam darah.
Sebuah studi mencatat bahwa diet tinggi gula dapat menyebabkan peningkatan sitokin pro-inflamasi dalam tubuh, yang berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis.
Mengurangi asupan gula dapat membantu menekan tingkat peradangan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Produk Susu dan Gluten
Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki intoleransi atau alergi, produk susu dapat menjadi pemicu peradangan.
Protein dalam susu, seperti kasein, dapat memicu reaksi pada sistem imun yang berujung pada peradangan.
Di sisi lain, gluten dari gandum, barley, dan rye juga dapat menjadi masalah bagi sebagian individu.
Bagi mereka yang memiliki sensitivitas atau penyakit celiac, konsumsi gluten dapat menyebabkan efek peradangan yang signifikan dalam tubuh.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: