Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 10:00 WIB

Maxence Lacroix Alami Malang Dalam Adu Penalti Antara Crystal Palace dan Arsenal

Author

Maxence Lacroix Alami Malang Dalam Adu Penalti Antara Crystal Palace dan Arsenal

Bek Crystal Palace, Maxence Lacroix, mengalami momen mengecewakan dalam laga melawan Arsenal di Piala Liga Inggris, Carabao Cup, ketika timnya gagal melaju ke semifinal setelah adu penalti.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Lacroix tercatat mencetak gol bunuh diri dan gagal mengeksekusi penalti, yang berujung pada kekalahan tim dengan skor akhir 8-7 bagi Arsenal.

Jalannya Pertandingan

Laga antara Arsenal dan Crystal Palace berlangsung di Emirates Stadium pada Rabu dini hari WIB, 24 Desember 2025, dengan Lacroix tampil sebagai starter.

Ketatnya permainan di babak pertama membuat kedua tim gagal mencetak gol, dan Arsenal akhirnya berhasil merobek gawang lawan pada menit ke-80 lewat sepak pojok yang diakhiri oleh Riccardo Calafiori.

Kesalahan Lacroix dalam menghalau bola menjadi faktor krusial saat ia mencetak gol bunuh diri, yang memberi keunggulan 1-0 untuk Arsenal pada fase penting dalam pertandingan ini.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Kedudukan Imbang dan Adu Penalti

Di masa injury time, Crystal Palace berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari Marc Guehi, yang membuat skor menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam drama adu penalti yang berlangsung ketat, kedua tim terus bertukar gol hingga kedudukan mencapai 7-7, memungkinkan William Saliba untuk mencetak penalti bagi Arsenal.

Namun, harapan Crystal Palace untuk melangkah ke semifinal pupus ketika Lacroix gagal mengeksekusi penalti kedelapan, yang berhasil ditepis oleh Kepa Arrizabalaga.

Penilaian Penampilan Lacroix

Penampilan Lacroix dalam pertandingan ini menuai kritik tajam, di mana ia mendapatkan rating terendah di antara para pemain Crystal Palace dengan nilai hanya 6,3 menurut Sofascore.

Kesalahan fatal yang berujung pada gol bunuh diri dan kegagalan penalti ini menciptakan tekanan tambahan bagi Lacroix dan tim pelatih menjelang kompetisi yang masih berlangsung.

Situasi ini jelas menjadi evaluasi bagi Lacroix untuk memperbaiki performanya di masa depan dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi tim.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU