Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 17:45 WIB

Presiden Prabowo Serukan Kerja Sama untuk Percepatan Penyediaan Rumah bagi Warga Kurang Mampu

Author

Presiden Prabowo Serukan Kerja Sama untuk Percepatan Penyediaan Rumah bagi Warga Kurang Mampu

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa terdapat 29 juta warga Indonesia yang belum memiliki rumah saat menghadiri akad massal 50.030 Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembayaran Perumahan (KPR FLPP) di Serang, Banten.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar menteri untuk mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat, serta mengatasi kemiskinan secara efektif.

Akad Massal KPR FLPP

Akad massal yang disaksikan oleh Presiden Prabowo berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pentingnya kontribusi semua pihak, terutama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, untuk mempercepat program ini.

Ia mengungkapkan rasa suka citanya dalam acara ini, sambil menyadari adanya perjalanan panjang mewujudkan cita-cita penyediaan rumah bagi masyarakat yang kurang mampu.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Tantangan Penyediaan Rumah

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kelompok ekonomi yang rentan memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian nasional.

Ia berkomitmen untuk mengatasi masalah kemiskinan melalui penghapusan korupsi dan penyelewengan di semua sektor.

Prabowo juga mengajak seluruh menteri untuk bekerja sama, mengungkapkan bahwa, 'Kalau ada kehendak, pasti ada jalan,' yang menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pencapaian Program KPR

Dalam acara ini, Presiden Prabowo memberi apresiasi terhadap pelaksanaan akad massal, menganggapnya sebagai 'prestasi luar biasa' dalam upaya pemenuhan kebutuhan perumahan.

Ia mengingatkan bahwa program KPR ini dimulai oleh Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan dilanjutkan oleh Presiden Ke-7, Joko Widodo.

Sebagai simbolis, Prabowo menyerahkan kunci rumah subsidi kepada sepuluh warga berpenghasilan rendah dari berbagai daerah, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mempermudah akses kepemilikan rumah.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU