Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 22:34 WIB

Pemerintah Indonesia Intensifkan Penanganan Bencana di Sumatera dan Aceh

Author

Pemerintah Indonesia Intensifkan Penanganan Bencana di Sumatera dan Aceh

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera telah dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Meskipun ada permintaan untuk menjadikan status bencana nasional, pemerintah telah mengerahkan semua sumber daya untuk mengatasi dampak bencana tersebut.

Mobilisasi Sumber Daya untuk Penanganan Bencana

Menanggapi aspirasi terkait status bencana nasional bagi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Seskab Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah melakukan penanganan sejak hari pertama bencana terjadi.

Menurut Teddy, 'Sejak hari pertama tanggal 26, pemerintah pusat sudah melakukan penanganan skala nasional di tiga provinsi ini. Langsung mobilisasi nasional.' Upaya ini melibatkan lebih dari 50.000 personil dari TNI, Polri, Basarnas, dan sejumlah relawan.

Pada pekan pertama penanganan, tercatat sebanyak 26.000 personil telah dikerahkan. Teddy juga menyatakan, 'Sudah ada 50.000 lebih pasukan di sana, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan-relawan banyak sekali.'

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan

Alokasi Anggaran untuk Pemulihan

Untuk menangani dampak setelah bencana, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 60 triliun. Anggaran ini dimaksudkan untuk memperbaiki infrastruktur dan memulihkan tempat tinggal bagi warga terdampak.

Teddy merinci, 'Semuanya ini akan menggunakan dana pusat.' Anggaran tersebut ditujukan untuk pembangunan kembali rumah-rumah hunian tetap serta fasilitas publik seperti gedung DPRD dan kantor kecamatan.

Dukungan finansial juga diberikan kepada kepala daerah setempat, termasuk pencairan dana tunai untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Pembaruan Sarana dan Prasarana

Pemerintah telah mobilisasi ribuan alat berat dan armada udara untuk mendukung pemulihan di lokasi bencana. Teddy menegaskan, '100 lebih kapal, pesawat, helikopter sudah ke sana.'

Ia menekankan bahwa semua usaha ini dilakukan untuk memperbaiki situasi di Sumatera. Teddy mengajak, 'Semua warga di situ kerja.' Penanganan bencana melibatkan kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

Teddy juga meminta seluruh elemen untuk bersama-sama mendukung proses pemulihan, mengingat tantangan besar yang masih harus dihadapi.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU