Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 19:15 WIB

Angka Korban Meninggal Akibat Banjir di Aceh dan Sumatera Mencapai 1.068 Jiwa

Author

Angka Korban Meninggal Akibat Banjir di Aceh dan Sumatera Mencapai 1.068 Jiwa

Jumlah korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus meningkat. Hingga Kamis, 18 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 1.068 jiwa telah meninggal dunia.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan terdapat tambahan sembilan jiwa dari hasil pencarian korban. Rincian mengenai lokasi penemuan korban juga diungkapkan dalam siaran langsung tersebut.

Update Korban Meninggal

Kepala BNPB, Abdul Muhari, mengkonfirmasi adanya penambahan jumlah korban dalam siaran pers pada 18 Desember 2025. Rincian yang diperoleh menunjukkan bahwa Aceh Utara melaporkan tiga jiwa, diikuti Aceh Timur dengan dua jiwa.

Selain itu, daerah Tapanuli Selatan, Langkat, Kabupaten Agam, dan Padang Pariaman masing-masing melaporkan satu jiwa. Abdul menegaskan, 'Sehingga penambahan ini mengubah jumlah total korban jiwa meninggal dunia, dari 1.059 kemarin 17 Desember, hari ini 1.068 jiwa.'

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Korban Hilang dan Pengungsi

Selain korban meninggal, BNPB mencatat masih ada 190 orang yang dinyatakan hilang pasca-bencana. Tim SAR gabungan telah dikerahkan dan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan dan mengidentifikasi korban yang hilang.

Sementara itu, jumlah warga yang saat ini berada di lokasi pengungsian tercatat sebanyak 537.185 jiwa. Mereka diungsikan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan setelah bencana yang melanda.

Status Tanggap Darurat

BNPB juga melaporkan bahwa 27 kabupaten/kota di wilayah terdampak telah menetapkan status tanggap darurat bencana. Penetapan ini memungkinkan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan berbagai langkah cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terpengaruh.

Langkah-langkah yang diambil termasuk penyediaan kebutuhan pokok di lokasi pengungsian serta dukungan dari berbagai institusi terkait untuk memperluas ruang penanganan. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi dampak bencana secara efektif.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU