Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu Kalah di Pertandingan Pertama BWF World Tour Finals 2025
Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalami kekalahan pada laga pertama Grup B BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Mereka ditaklukkan oleh pasangan ganda campuran peringkat satu dunia, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, dengan skor 18-21 dan 16-21.
Analisis Pertandingan Pertama
Pertandingan yang digelar di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium menunjukkan performa yang cukup ketat di game pertama. Jafar dan Felisha mampu menempel ketat dengan skor 18-19 sebelum kehilangan dua poin beruntun yang membuat mereka kalah.
Di game kedua, Jafar dan Felisha sempat unggul 2-0, namun Feng dan Huang berhasil merebut momentum dengan mencetak enam poin berturut-turut setelah jeda interval, menutup laga dengan skor akhir 21-16 di game kedua.
Felisha pasca pertandingan menyatakan, "Di dua game awal sampai interval sebenarnya kami masih bisa mengimbangi, poinnya juga cukup rapat." Namun, mereka mengakui terdapat banyak kesalahan sendiri yang menyebabkan jarak poin semakin jauh.
Keinginan untuk meningkatkan kualitas permainan diungkapkan oleh Felisha, yang mengatakan, "Secara teknik masih banyak yang harus diperbaiki, begitu juga dari power dan fisik. Secara non-teknis juga, seperti fokus dan mental, semuanya harus ditingkatkan."
Persiapan Laga Berikutnya
Setelah pertandingan ini, Jafar dan Felisha harus bersiap menghadapi Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei dari Malaysia pada laga kedua Grup B. Jafar menekankan pentingnya tampil lebih nekat sementara tetap fokus, terutama ketika sudah unggul.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Dia menekankan, "Poin harus benar-benar dijaga. Fokusnya harus ditingkatkan karena poin bisa kebuang cepat sekali." Rasa optimis tetap ada meski mereka baru saja kalah dari pasangan teratas dunia.
Jafar juga mengingatkan pentingnya evaluasi, melodi, "Kalau mau tembus ke level atas, ya mau tidak mau harus melewati lawan-lawan seperti mereka." Sikap mental juang mereka diharapkan bisa membantu meraih hasil yang lebih baik di laga berikutnya.
Melawan pasangan Malaysia ini akan menjadi tantangan tersendiri yang harus mereka hadapi, mengingat setiap poin sangat krusial dalam turnamen level tinggi seperti ini.
Laporan Pertandingan Lainnya
Di pertandingan lainnya pada hari yang sama, Putri Kusuma Wardani mengalami kekalahan dari An Se Young dari Korea Selatan di Grup A. Putri kalah dengan skor 16-21, 21-8, dan 8-21.
Dalam penjadwalan hari tersebut, beberapa wakil Indonesia lainnya turut bertanding, termasuk Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani yang akan melawan pasangan Malaysia juga, serta Jonatan Christie yang menghadapi Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.
Melihat hasil yang telah diperoleh pada hari pertama, tim Indonesia diharapkan dapat menganalisis performa dan menyesuaikan strategi untuk laga-laga selanjutnya agar bisa meraih hasil maksimal di BWF World Tour Finals 2025.
BWF World Tour Finals menjadi ajang yang penting bagi setiap atlet badminton untuk mengukir prestasi di level internasional.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: