Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 14:45 WIB

Mengapa Kita Merasa Lelah Setelah Makan: Penjelasan Medis dan Faktor Penyebabnya

Author

Mengapa Kita Merasa Lelah Setelah Makan: Penjelasan Medis dan Faktor Penyebabnya

Sebagian besar orang mengalami rasa lelah setelah makan, fenomena ini bukanlah sekadar mitos. Berbagai faktor medis dapat menjelaskan mengapa tubuh merespons dengan rasa kantuk dan lelah setelah mengisi perut.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

Memahami penyebab di balik rasa lelah ini sangat penting, karena berkaitan dengan proses pencernaan, jenis makanan yang dikonsumsi, dan faktor kesehatan lainnya.

Proses Pencernaan dan Energi Tubuh

Setelah makan, tubuh membutuhkan energi signifikan untuk mencerna makanan. Proses pencernaan melibatkan banyak organ, termasuk lambung dan usus, yang bekerja secara bersamaan.

Ketika tubuh memfokuskan energinya pada pencernaan, aliran darah lebih banyak dikirim ke sistem pencernaan, sehingga mengurangi pasokan darah ke bagian tubuh lain, termasuk otak.

Kondisi ini seringkali menyebabkan rasa kantuk dan lelah setelah makan, karena otak tidak mendapatkan cukup aliran darah yang dibutuhkan untuk mempertahankan kewaspadaan.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik

Pengaruh Jenis Makanan yang Diterima

Tipe makanan yang kita konsumsi memiliki dampak signifikan terhadap tingkat energi setelah makan. Makanan berat atau yang kaya karbohidrat cenderung menyebabkan penurunan energi yang lebih cepat.

Karbohidrat merangsang produksi insulin tubuh, dan peningkatan insulin ini dapat menyebabkan peningkatan rasa kantuk. Selain itu, makanan tinggi gula dapat memicu lonjakan energi diikuti dengan penurunan yang drastis.

Sebaliknya, pilihan makanan yang lebih sehat seperti protein dan lemak baik dapat membantu menjaga kestabilan energi dan mengurangi rasa lelah.

Faktor Kesehatan dan Kebiasaan Lainnya

Berbagai kondisi kesehatan, seperti diabetes dan gangguan tidur, dapat meningkatkan rasa lelah setelah makan. Dalam situasi ini, tubuh memerlukan lebih banyak usaha untuk memproses glukosa secara efisien.

Selain itu, kebiasaan makan yang tidak baik, seperti makan terlalu cepat atau makan berlebihan, dapat berkontribusi pada kelelahan. Ketika makan dengan cepat, tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan proses pencernaan yang optimal.

Stres dan kurang tidur pun merupakan faktor penting; kurangnya istirahat dapat mengganggu proses pencernaan dan membuat kita merasa lebih lelah terlepas dari asupan makanan.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU