Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 14:15 WIB

Sanksi Baru FIFA terhadap Tim Nasional Malaysia: Kasus Pemalsuan Dokumen Pemain

Author

Sanksi Baru FIFA terhadap Tim Nasional Malaysia: Kasus Pemalsuan Dokumen Pemain

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) kembali menjatuhkan sanksi kepada Tim Nasional Malaysia terkait pemalsuan dokumen naturalisasi pemain. Hasil tiga laga uji coba Harimau Malaya dinyatakan tidak sah dan berakhir dengan kekalahan 0-3.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Kasus ini melibatkan tujuh pemain dengan dokumen yang dimanipulasi guna memperkuat tim, dan FIFA juga mengenakan denda tambahan sebesar 10.000 Swiss Franc, setara dengan Rp 209 juta.

Latar Belakang Kasus Pemalsuan

Kasus pemalsuan dokumen naturalisasi oleh Tim Nasional Malaysia menggemparkan dunia sepakbola. Tujuh pemain yang terlibat adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

FIFA sebelumnya telah menjatuhkan denda sebesar 350 ribu Swiss Franc, yang setara dengan Rp 7,3 miliar, kepada Federasi Sepakbola Malaysia (FAM). Selain itu, ketujuh pemain tersebut juga dikenakan larangan beraktivitas di dunia sepakbola selama 12 bulan dan denda masing-masing sebesar 4.000 Swiss Franc.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Sanksi Tambahan dan Pembatalan Hasil Laga

Setelah menerima sanksi, Timnas Malaysia melakukan banding, namun keputusan tersebut ditolak oleh FIFA. Malaysia masih memiliki opsi untuk menggugat keputusan FIFA melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

FIFA mengumumkan bahwa hasil tiga laga uji coba Malaysia, yang melibatkan Tanjung Verde (1-1), Singapura (2-1), dan Palestina (1-0), kini resmi dibatalkan. Timnas Malaysia dinyatakan kalah dengan skor 0-3 dalam ketiga pertandingan tersebut.

Dampak Terhadap Kualifikasi Piala Asia 2027

Dalam konteks laga kualifikasi Piala Asia 2027, FIFA memutuskan untuk menyerahkan keputusan kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Meskipun demikian, Malaysia tetap mencatatkan kemenangan dalam dua laga kualifikasi melawan Nepal dengan skor 2-0 dan Vietnam dengan skor 4-0.

Kasus ini tidak hanya mengangkat isu integritas dalam sepakbola Malaysia, tetapi juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh federasi dalam mempertahankan etika dan transparansi di dalam dunia olahraga.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU