Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi data terbaru terkait insiden bencana di Sumatera yang telah menewaskan 1.022 orang.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Kebanyakan korban berasal dari Aceh, yang mengalami kerusakan infrastruktur parah dan ribuan warga masih dalam kondisi mengungsi.
Data Korban dan Kerusakan Infrastruktur
Menurut informasi dari BNPB, bencana berupa banjir bandang dan longsor telah merusak 158.049 rumah, mayoritas dalam kondisi rusak berat.
Lebih dari 600 ribu orang saat ini mengungsi akibat bencana ini, yang juga menyebabkan hilangnya 206 orang dan 7.000 orang mengalami cedera.
Kerusakan yang ditimbulkan meliputi 1.200 fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, serta 581 fasilitas pendidikan.
Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis
Jumlah Korban di Masing-Masing Provinsi
Aceh mencatat jumlah korban tewas tertinggi dengan 424 orang, 4.300 orang luka, dan 32 orang masih hilang.
Di Sumatera Utara, 355 orang dilaporkan tewas dengan 84 orang hilang dan 2.300 orang terluka.
Sementara itu, Sumatera Barat mencatat 243 korban tewas, 90 orang hilang, dan 382 orang terluka.
Upaya Pemulihan dan Penanganan
Proses pencarian korban yang hilang masih berlangsung dan jumlah korban tewas dapat berubah seiring perkembangan di lapangan.
Pemerintah telah mengambil langkah untuk meneruskan perbaikan infrastruktur yang rusak dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Langkah-langkah ini ditujukan untuk mempercepat proses pemulihan di daerah yang terkena dampak bencana.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: