PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengonfirmasi bahwa Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan tidak akan dibuka secara fungsional selama libur panjang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, dalam Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional yang berlangsung di TMII, Jakarta.
Alasan Tidak Dibukanya Tol Japek II Selatan
Rivan Achmad Purwantono menjelaskan bahwa saat ini tol tersebut masih dalam tahap finalisasi.
Analisis trafik menunjukkan bahwa belum ada kebutuhan untuk membuka Tol Japek II Selatan, yang dapat menyebabkan kemacetan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
"Jadi, (Tol) Japek ini dalam finalisasi dan dilihat trafiknya, trennya masih belum perlu untuk dilakukan pembukaan Japek," ungkapnya.
Persiapan Menuju Lebaran 2026
Jasa Marga berkomitmen untuk menyelesaikan proyek Tol Japek II Selatan agar dapat berfungsi saat libur Hari Raya Idulfitri 2026.
Rivan menyatakan, "Lebih baik kami persiapkan Japek, ya, kami perkirakan dalam Lebaran (2026) nanti akan fungsional, tapi dengan lampu yang sudah dipasang."
Ruas Tol Lain yang Akan Dibuka
Kementerian Pekerjaan Umum mencatat bahwa terdapat lima ruas tol lain yang akan dibuka fungsional pada periode Nataru 2025/2026, dengan total panjang sekitar 142,587 kilometer.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, menjelaskan, "Untuk antisipasi lonjakan layanan pada periode (Nataru 2025/2026) ini, terdapat lima ruas jalan tol yang akan difungsionalkan."
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: