Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 11:40 WIB

Memahami Efek Halusinasi Pasca-Anestesi: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Memahami Efek Halusinasi Pasca-Anestesi: Apa yang Perlu Diketahui?

Pasien yang mengalami kondisi 'halu' atau berbicara melantur setelah menjalani anestesi adalah efek samping yang dapat terjadi pada sebagian orang.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Meskipun sering viral di media sosial, menurut ahli, kondisi ini tidak berbahaya dan dapat dipahami lebih mendalam.

Apa Itu Efek Halu Setelah Anestesi?

Fenomena pasien 'halu' pasca-anestesi menjadi topik pembicaraan yang hangat di kalangan masyarakat. Menurut spesialis anestesiologi Reno Yonora, tidak semua pasien mengalami efek ini.

Efek ini dapat muncul tergantung pada kondisi kesehatan pasien, jenis anestesi yang diberikan, serta durasi tindakan medis yang dilakukan.

Sebagian obat anestesi memiliki efek disosiasi, di mana pasien merasa terpisah dari pikiran, perasaan, atau identitas mereka.

Reno menegaskan bahwa ini adalah reaksi yang bisa dipahami dalam konteks medis dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus

Faktor yang Mempengaruhi Munculnya Efek Halu

Reno mengungkapkan bahwa tidak semua jenis obat menyebabkan efek halusinasi. Obat seperti ketalar dapat memicu efek disosiasi, sementara yang lainnya tidak.

Kondisi kesehatan pasien sebelum tindakan sangat menentukan apakah efek ini akan muncul. Misalnya, pasien dengan penyakit tertentu mungkin lebih rentan terhadap efek ini setelah anestesi.

Oleh karena itu, setiap keputusan untuk menggunakan anestesi harus didasarkan pada pertimbangan medis yang matang, termasuk riwayat kesehatan pasien.

Mengatasi Kecemasan Pasien Sebelum Anestesi

Menanggapi meningkatnya kecemasan di kalangan pasien terkait efek halu, Reno menyarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani prosedur.

Dokter akan menjelaskan proses anestesi, risiko yang mungkin terjadi, dan pilihan obat yang tersedia. Ini diharapkan dapat mengurangi rasa takut dan khawatir pasien.

Pemberian anestesi dilakukan dengan standar keamanan yang ketat, sehingga pasien yang telah mendapatkan izin untuk prosedur dapat merasa tenang dan percaya diri.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU