Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 23:16 WIB

Studi Menunjukkan Manfaat Berjalan Kaki untuk Kesehatan Jantung

Author

Studi Menunjukkan Manfaat Berjalan Kaki untuk Kesehatan Jantung

Berjalan kaki merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang paling sederhana dan efektif dalam meningkatkan kesehatan, terutama kesehatan jantung. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa berjalan lebih lama setiap hari dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kematian.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi

Dalam penelitian yang melibatkan 33.560 partisipan di Inggris, ditemukan bahwa mereka yang mampu berjalan selama 10 hingga 15 menit lebih lama memiliki risiko kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif atau berjalan lebih sedikit.

Penemuan Studi Mengenai Berjalan Kaki

Penelitian ini menganalisis data dari 33.560 orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau kanker. Para peneliti mengecek kondisi kesehatan para partisipan setelah 7,9 tahun dan menemukan bahwa lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk berjalan kaki berhubungan dengan penurunan risiko kematian dan masalah penyakit jantung.

Ahli jantung dari MemorialCare Orange Coast Medical Center, Christopher Berg, mencatat bahwa terdapat perbedaan mencolok pada kelompok yang memiliki gaya hidup sedentari. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perubahan sederhana dalam rutinitas sehari-hari dapat berdampak besar pada kesehatan jantung.

Mary Greene, seorang ahli jantung dari Manhattan Cardiology, menambahkan bahwa meskipun gaya hidup sehat lainnya juga mempengaruhi hasil, aktivitas berkelanjutan selama minimal 10 menit sangat diperlukan untuk mendapatkan manfaat kardiovaskular yang signifikan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Manfaat Berjalan Kaki bagi Kardiovaskular

Menurut Greene, berjalan kaki dalam waktu lebih lama dapat secara efektif meningkatkan detak jantung dan membangun kebugaran kardiovaskular. Ini juga berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme lemak, yang berkontribusi pada penurunan risiko kardiovaskular seperti diabetes dan penyakit arteri.

Berg menekankan bahwa aktivitas rutin ini dapat dilakukan kapan saja, memungkinkan individu untuk menjadikannya bagian dari rutinitas harian. Seperti berjalan bersama rekan kerja saat mencari makan siang atau berjalan menuju lokasi tertentu.

Ia juga menjelaskan bahwa penggabungan kegiatan berjalan dengan aktivitas yang disukai, seperti sambil menelepon sahabat atau berjalan ke kedai kopi, dapat membuat olahraga terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

Menetapkan Target dan Keteraturan dalam Berjalan

Bagi mereka yang baru memulai, disarankan untuk menetapkan target awal setidaknya 7.000 langkah per hari. Seiring meningkatnya daya tahan tubuh, sesi berjalan dapat dilakukan dengan lebih lama dan pada kecepatan yang nyaman.

Latihan berjalan yang berkelanjutan, yang mencakup sesi selama 10 menit, dapat membantu meningkatkan detak jantung dan menopang kesehatan jantung. Selain itu, penambahan latihan ketahanan atau beban dapat membawa manfaat kesehatan tambahan.

Ketersediaan latihan yang konsisten, di mana tubuh digerakkan secara aktif, menjadi kunci untuk mencapai tubuh yang sehat dan memperkuat kesehatan jantung.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU