Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 19:33 WIB

Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata: Satu Korban Tewas

Author

Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata: Satu Korban Tewas

Dua orang yang diduga sebagai mata elang atau debt collector menjadi korban pengeroyokan di Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Desember 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Salah satu dari mereka dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi setelah kedua korban menghentikan seorang pengendara sepeda motor, yang memicu reaksi dari sekelompok orang yang keluar dari mobil dan menyerang mereka.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kompol Mansur, insiden berawal ketika kedua mata elang menghentikan seorang pengendara sepeda motor di area Kalibata. Setelah tindakan penghentian tersebut, sekelompok orang dari dalam mobil mendekati dan melakukan serangan.

Mansur menjelaskan lebih lanjut, 'Tiba-tiba dateng lah mobil yang pengendara mobil di jalan juga. Pengendara mobil enggak tahu dari mana tiba-tiba turun untuk membantu (pemotor). Terus dipukulin lah si matel itu.'

Aksi pengeroyokan berlangsung cepat dan tanpa peringatan, menyebabkan salah satu korban mengalami luka parah. Kejadian ini tidak hanya mempengaruhi kedua korban tetapi juga meninggalkan trauma bagi saksi-saksi yang menyaksikan insiden tersebut.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Identitas dan Latar Belakang Pelaku

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas para pelaku dan hubungan mereka dengan pengendara sepeda motor yang dihentikan. Kompol Mansur menambahkan, 'Saya belum mengetahui soal hubungan pemotor dengan orang-orang yang melakukan pengeroyokan.'

Setelah insiden, para pelaku segera melarikan diri, yang menyulitkan proses penyelidikan. Mansur menyatakan, 'Semua itu, enggak ada di TKP. Tiba-tiba enggak ada saja. Langsung tinggalin si matel ini.'

Saksi di tempat kejadian mengaku kesulitan memberikan informasi yang jelas mengenai identitas pelaku, mengingat situasi berlangsung dengan sangat cepat dan tidak terduga.

Dampak Sosial dan Respon Masyarakat

Peristiwa pengeroyokan ini telah menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat mengenai keselamatan di ruang publik. Banyak yang mempertanyakan tindakan pengawasan dan keamanan di daerah tersebut.

Seorang warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan, 'Kejadian seperti ini bukan hanya membahayakan para mata elang, tetapi juga pengguna jalan lainnya.'

Warga berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku untuk menciptakan rasa aman di lingkungan mereka. Penanganan kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius agar tidak terulang kembali.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU