Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 11:20 WIB

Pengaruh Pendidikan Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Anak

Author

Pengaruh Pendidikan Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Anak

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelengkapan imunisasi dasar anak, dengan 70,7% anak yang mendapatkan imunisasi lengkap berasal dari ibu berpendidikan kuliah.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Sebaliknya, angka tersebut mengalami penurunan pada ibu dengan tingkat pendidikan lebih rendah, yang menunjukkan bahwa pemahaman tentang pentingnya imunisasi meningkat seiring dengan tingginya tingkat pendidikan.

Imunisasi Dasar Sebagai Fondasi Kesehatan Anak

Imunisasi dasar memiliki peranan penting dalam melindungi anak dari penyakit menular. Menurut Perpres Nomor 60 Tahun 2013, anak usia dini, yaitu yang masih dalam kandungan hingga usia enam tahun, memerlukan imunisasi untuk melindungi sistem imun yang sedang berkembang.

Risiko penyakit yang seharusnya dapat dicegah akan meningkat jika imunisasi tidak diberikan pada anak-anak. Data dari Susenas Maret 2025 menunjukkan bahwa lebih dari 63% anak berusia 12-23 bulan di Indonesia telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap, yang memberikan indikasi positif meskipun masih banyak anak yang memerlukan perlindungan.

Pengertian imunisasi dan implementasinya perlu disampaikan secara jelas kepada orang tua. Pengetahuan yang baik tentang imunisasi sangat berkontribusi terhadap keputusan untuk memberikan imunisasi kepada anak.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Hubungan Antara Pendidikan Ibu dan Kelengkapan Imunisasi

BPS mencatat bahwa tingkat kelengkapan imunisasi tertinggi terdapat pada anak yang ibunya lulus dari perguruan tinggi, yaitu 70,56%. Di sisi lain, angka tersebut menurun pada ibu yang tamat SMA menjadi 64,97%, dan lebih rendah lagi di kalangan ibu tamat SMP, yang hanya 62,84%.

Tidak ada perbandingan lebih rendah ketimbang 47,25% untuk ibu yang tidak tamat SD. Data ini menunjukkan pola yang jelas bahwa semakin tinggi pendidikan ibu, semakin tinggi pula kesadaran dan pemahaman mereka mengenai pentingnya imunisasi.

Kementerian Kesehatan RI juga menyatakan bahwa meskipun kondisi ekonomi dapat memengaruhi akses ke layanan kesehatan, pemerintah menyediakan imunisasi dasar gratis di berbagai fasilitas kesehatan, menunjukkan bahwa pemahaman tentang manfaat imunisasi lebih dominan daripada masalah finansial.

Peran Orang Tua dalam Kesehatan Anak

Imunisasi bukan hanya hak anak, tetapi juga merupakan tanggung jawab orang tua. Kesadaran orang tua tentang pentingnya imunisasi berpengaruh besar pada kesehatan anak di masa depan.

Penyakit seperti campak, polio, dan hepatitis B masih menjadi ancaman tanpa perlindungan vaksinasi. Dengan akses pada layanan kesehatan yang baik serta pemahaman yang tepat, orang tua dapat membantu melindungi anak-anak mereka dari berbagai penyakit.

Penting bagi semua orang tua untuk memperoleh informasi yang valid mengenai imunisasi agar dapat berkontribusi pada kesehatan anak dan generasi mendatang.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU