Senin, 08 DESEMBER 2025 • 19:25 WIB

Serangan Udara Menghantam Kamboja: Empat Warga Sipil Tewas di Perbatasan Thailand

Author

Serangan Udara Menghantam Kamboja: Empat Warga Sipil Tewas di Perbatasan Thailand

Sebanyak empat warga sipil Kamboja dilaporkan tewas akibat serangan udara militer Thailand di perbatasan, setelah ketegangan antara kedua negara kembali meningkat.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Serangan tersebut terjadi pada Senin (8/12), saat Thailand melancarkan serangan balasan menggunakan jet tempur F-16, menyusul serangan roket yang diluncurkan oleh Kamboja.

Latar Belakang Ketegangan di Perbatasan

Pemerintahan Kamboja dan Thailand sering kali terlibat ketegangan di perbatasan yang dipersengketakan. Serangan terbaru dimulai setelah militer Kamboja dilaporkan menembakkan roket BM-21 ke wilayah Thailand di Ban Sai Tho 10, distrik Ban Kruat, Buri Ram.

Kejadian ini memicu reaksi cepat dari militer Thailand, yang meluncurkan serangan udara sebagai balasan, menargetkan lokasi-lokasi yang dipandang sebagai basis operasi militer Kamboja.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dampak Serangan dan Tanggapan Militer

Laporan awal menyebutkan bahwa akibat serangan ini, satu tentara Thailand juga tewas, menambah ketegangan di kawasan yang sudah rentan. Otoritas Provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear mengkonfirmasi bahwa empat warga sipil Kamboja menjadi korban dalam serangan udara tersebut.

Mayor Jenderal Winthai Suvaree, juru bicara Angkatan Darat Thailand, menyatakan bahwa mereka akan menggunakan segala daya untuk melindungi rakyat dan kedaulatan negara. Hal ini menunjukkan pendekatan militer yang semakin agresif dalam menghadapi ancaman di perbatasan.

Pengembangan Situasi di Perbatasan

Situasi di perbatasan tetap tegang dengan bentrokan yang terjadi di berbagai titik, termasuk Chong An Ma, Hill 677, Huai Tamalia, dan daerah Prasat Ta Muen Thom. Militer Thailand mengumumkan bahwa mereka kini menggunakan jet tempur untuk menyerang target yang diyakini sebagai pos komando militer Kamboja.

Penyerangan ini menyoroti kembali konflik yang berkepanjangan antara kedua negara, di mana masalah territorial dan sejarah seringkali menjadi pemicu ketegangan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU