Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 18:55 WIB

Komitmen Pemerintah dalam Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Author

Komitmen Pemerintah dalam Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan duka mendalam kepada korban banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Pemerintah pusat berkomitmen untuk mempercepat penanganan bencana di daerah terdampak sesuai dengan pernyataan resmi yang disampaikan oleh Gibran.

Duka dan Komitmen Pemerintah

Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam saat mengunjungi Posko Darurat di Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. 'Saya ingin menyampaikan duka cita yang mendalam untuk korban bencana. Saya dan pak wamen diminta Pak Presiden untuk mempercepat penanganan bencana ini,' ujarnya.

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, dan Wakil Gubernur Sumut, Surya. Gibran juga berjanji bahwa pemerintah akan segera memperbaiki fasilitas publik yang rusak akibat bencana.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Data Korban dan Dampak Bencana

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, hingga Rabu (3/12), bencana ini telah menewaskan 307 orang dengan 167 orang dilaporkan hilang. Masyarakat yang terdampak mencapai sekitar 41.952 orang yang hingga saat ini masih mengungsi.

Banjir bandang dan tanah longsor tersebut telah mempengaruhi 17 kabupaten/kota di Sumatera Utara, termasuk Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Medan. Gibran menekankan, 'Saya meminta kepada pemerintah kabupaten untuk memastikan posko bantuan serta pengungsi dapat berjalan dengan baik.'

Penyerahan Bantuan kepada Korban

Gibran meninjau lokasi bencana di Kecamatan Batang Toru dan menyapa para pengungsi yang berada di Posko Darurat Bencana, yang berfungsi sebagai tempat tinggal sementara bagi 1.300 orang dari lima desa yang terkena dampak. Ia menyerahkan bantuan berupa makanan, mainan untuk anak-anak, serta kebutuhan lainnya bagi para pengungsi.

Pentingnya bantuan yang tepat guna bagi pemulihan para korban juga disampaikan oleh Gibran, untuk memastikan bahwa kebutuhan mendasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan ini.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU