Gagal ginjal kini tidak hanya menjadi masalah kesehatan orang dewasa, tetapi juga semakin menjadi perhatian serius bagi anak-anak di Indonesia.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Penyakit ini dapat mengganggu tumbuh kembang anak jika tidak ditangani dengan efektif, sehingga deteksi dini sangatlah penting.
Penyebab dan Gejala Gagal Ginjal pada Anak
Gagal ginjal pada anak dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Christian Dion Saelan, menjelaskan bahwa 'pasca infeksi streptokokus bisa menyebabkan glomerulonefritis', selain itu juga terdapat kelainan bawaan, penyakit autoimun, infeksi berat, dehidrasi akut, dan kerusakan akibat obat sebagai penyebab utama.
Gejala gagal ginjal sering kali tidak terlihat jelas dan dapat bervariasi antaranak. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai mencakup pembengkakan pada kaki, tangan, dan wajah, serta perubahan mencolok pada frekuensi buang air kecil.
Dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes darah dan tes urine untuk menilai fungsi ginjal anak dan mendeteksi adanya indikasi kerusakan. Melalui pendekatan ini, dapat dipastikan apakah seorang anak mengalami gagal ginjal atau tidak.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Dampak dan Pengobatan Gagal Ginjal
Jika tidak ditangani, gagal ginjal dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti gangguan perkembangan anak, anemia, dan masalah hormon. Dokter menegaskan pentingnya pengobatan yang cepat dan tepat untuk menghindari dampak buruk tersebut.
Beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan termasuk hemodialisis, yang berguna untuk membuang racun dari darah. Namun, prosedur ini tidak mampu memperbaiki ginjal secara permanen, sehingga biasanya diperlukan pengobatan lanjutan.
Pilihan perawatan lain juga tersedia, termasuk penggunaan obat-obatan untuk mengatasi anemia dan hipertensi, serta perubahan pola makan yang dapat meringankan kerja ginjal. Dalam beberapa kasus, transplantasi ginjal menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan harapan hidup anak.
Pencegahan Gagal Ginjal pada Anak
Pencegahan gagal ginjal dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana. Memastikan anak mendapatkan cukup cairan dan menghindari konsumsi makanan tinggi gula dan garam sangat membantu dalam menjaga kesehatan ginjal.
Di samping itu, penting juga untuk mengajak anak berolahraga secara rutin guna menjaga berat badan ideal. Pengawasan terhadap asupan makanan dan konsultasi rutin dengan dokter sangat dianjurkan untuk memastikan kesehatan ginjal anak.
Jika anak menunjukkan gejala seperti nyeri pinggang atau pembengkakan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Diagnosis yang cepat berpotensi meningkatkan kesempatan pemulihan anak secara signifikan.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: