Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Open Heart menunjukkan bahwa konsumsi espresso berisiko meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Penelitian ini melibatkan lebih dari 20 ribu orang berusia di atas 40 tahun dan mengungkapkan efek signifikan konsumsi espresso terhadap pria.
Studi Mengenai Kadar Kolesterol
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Norwegia berfokus pada hubungan antara konsumsi espresso dan kadar kolesterol dalam tubuh.
Peserta yang mengonsumsi 3 hingga 5 cangkir espresso per hari menunjukkan peningkatan kadar kolesterol total yang signifikan jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi espresso.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Pengaruh Jenis Kopi Lainnya
Tidak hanya espresso, konsumsi enam cangkir atau lebih kopi rebus atau kopi plunger juga ditemukan berkaitan dengan peningkatan kolesterol total pada kedua jenis kelamin.
Sementara itu, kopi yang disaring hanya meningkatkan kadar kolesterol pada wanita, menunjukkan bahwa cara penyajian kopi juga memainkan peran penting dalam dampaknya terhadap kesehatan.
Pentingnya Moderasi Dalam Konsumsi Kopi
Meskipun kopi tidak mengandung kolesterol, senyawa cafestol dan kahweol yang ada di dalamnya berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL).
Ahli diet kardiologi Michelle Routhenstein menyarankan agar konsumsi espresso dibatasi, idealnya tidak lebih dari dua cangkir per hari, guna membantu menurunkan kadar kolesterol.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: