Bencana banjir dan longsor yang melanda daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat menyebabkan 753 orang meninggal dunia hingga Rabu, 3 Desember. Selain itu, sebanyak 650 orang masih dinyatakan hilang di ketiga provinsi yang terdampak.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan total warga yang terdampak mencapai 3,3 juta jiwa, dengan korban luka-luka tercatat sebanyak 2.600 orang.
Statistik Terbaru Korban Bencana
Berdasarkan informasi terbaru dari BNPB, rincian korban jiwa di Aceh mencatat 218 orang meninggal dan 227 orang hilang. Di Sumatera Utara, angka tersebut mencapai 301 orang meninggal dan 163 orang hilang, sedangkan di Sumatra Barat tercatat 234 orang meninggal dunia dan 260 orang masih hilang.
Korban yang selamat mengalami luka-luka dengan total mencapai 2.600 orang. Upaya penyelamatan terus berlangsung untuk mencari yang hilang dan memberikan perawatan kepada yang terdampak.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Upaya Evakuasi oleh Basarnas
Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan bahwa mereka telah mengevakuasi 35.857 warga dari berbagai daerah yang terkena dampak bencana. Proses evakuasi terus dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak.
Di Aceh, sebanyak 1.600 warga telah berhasil dievakuasi, sedangkan di Sumatera Utara, angkanya mencapai 4.599 orang. Di Sumatra Barat, angka evakuasi mencapai 29.658 orang dari total 11 kabupaten/kota yang terdampak.
Langkah Lain dari BNPB
BNPB juga mengambil langkah penting dengan membuka hotline bagi keluarga yang kesulitan menghubungi anggota keluarganya yang terjebak akibat bencana. Ini merupakan inisiatif untuk membantu orang-orang terhubung di tengah situasi sulit.
Kegiatan BNPB tidak hanya terbatas pada pemadaman api dan penyelamatan, tetapi juga memastikan bahwa komunikasi tetap terjaga bagi mereka yang merasa terisolasi akibat bencana ini.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: