Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 11:09 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Ancaman Bibit Siklon Tropis hingga 2026

Author

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Ancaman Bibit Siklon Tropis hingga 2026

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengeluarkan peringatan dini mengenai bibit siklon tropis yang berpotensi muncul hingga Februari 2026.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Fenomena cuaca ekstrem ini dinyatakan dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Fenomena Langka dan Efek Coriolis

Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa siklon yang terbentuk di dekat garis khatulistiwa merupakan fenomena langka bagi wilayah tropis, termasuk Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa efek Coriolis, yang membelokkan angin menjauhi daerah ekuator, menjadi salah satu alasan siklon jarang terjadi di area ini.

Peringatan Dini dan Prediksi Ancaman

Walaupun langka, Faisal menegaskan bahwa fenomena ini tetap mungkin terjadi di Indonesia, mengutip contoh badai yang menerjang Aceh pada tahun 2001.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Banjir dan badai saat itu menyebabkan total korban mencapai 528 orang, menciptakan sejarah kelam bagi masyarakat di daerah tersebut.

Berdasarkan analisis terkini, BMKG memprediksi potensi pembentukan bibit siklon ini akan mengancam wilayah perairan selatan Jawa, dengan tanda-tanda yang telah terdeteksi sejak bulan November.

Tindakan Mitigasi dan Kewaspadaan

Faisal mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman ini.

BMKG berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan informasi cuaca secara berkala kepada publik.

Ia juga menekankan pentingnya langkah mitigasi dini, meminta pemerintah daerah untuk mempersiapkan logistik, kesiapan SAR, dan pembersihan jalur-jalur drainase.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU