Illegal logging menjadi salah satu isu utama di Indonesia yang berkontribusi pada peningkatan risiko bencana alam, termasuk banjir.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Kegiatan penebangan liar ini tidak hanya menghadirkan dampak langsung terhadap kekayaan alam, tetapi juga memperparah kondisi lingkungan yang dapat memicu banjir berkepanjangan.
Dampak Illegal Logging Terhadap Lingkungan
Penebangan liar secara signifikan menghilangkan vegetasi alami yang berfungsi vital sebagai penyerapan air. Tanpa keberadaan pohon yang memadai, air hujan sulit terserap dengan baik.
Fenomena ini terutama terasa di wilayah yang memiliki hutan lebat. Ketika hutan diterjang penebangan liar, tanah menjadi lebih rentan terhadap erosi dan kemampuan untuk menampung air pun berkurang.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Bagaimana Illegal Logging Memperparah Banjir
Ketika hujan terjadi, volume aliran air di kawasan yang mengalami illegal loggingakan meningkat dengan tajam. Ini sangat berpotensi menimbulkan genangan air yang lebih parah dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, tanpa akar pohon yang berfungsi sebagai penahan tanah, risiko terjadinya longsor akan jauh lebih tinggi, yang pada gilirannya semakin memperburuk situasi banjir.
Solusi untuk Mengatasi Permasalahan Ini
Tingginya kesadaran masyarakat mengenai dampak penebangan liar sangat diperlukan untuk menghadapi persoalan ini. Edukasi tentang pentingnya hutan dan fungsi ekosistem perlu menjadi langkah awal dalam penyelesaian masalah.
Kemudian, penegakan hukum yang lebih ketat terhadap para pelaku illegal logging juga menjadi aspek penting untuk menjaga keberlangsungan hutan dan mengurangi risiko banjir.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: