Belakangan ini, banyak pengguna Instagram melaporkan bahwa akun mereka tiba-tiba kebobol tanpa sebab yang jelas, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna media sosial.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kebobolan akun tidak hanya mengancam privasi individu, tetapi juga dapat berdampak buruk pada brand dan bisnis yang mengandalkan platform ini untuk berinteraksi dengan pelanggan.
Meningkatnya Kasus Kebobolan Akun Instagram
Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 2 juta akun Instagram terkompromi antara Januari hingga Maret 2023. Peningkatan jumlah kasus ini menjadi perhatian serius, terutama bagi para pengguna aktif.
Kebanyakan akun yang terkena masalah ini adalah mereka yang memiliki banyak pengikut, menjadikan mereka target empuk bagi para peretas yang ingin mengambil alih akun tersebut.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Cara Peretas Membobol Akun
Salah satu metode yang paling umum digunakan oleh peretas adalah phishing, di mana mereka mengirimkan link palsu yang menyerupai halaman login Instagram untuk mencuri informasi pengguna.
Metode lain yang sering dipakai adalah keylogger, alat yang merekam semua input keyboard, termasuk kata sandi yang dimasukkan pengguna, sehingga peretas dapat mengakses akun dengan mudah.
Langkah-Langkah Melindungi Akun Instagram
Untuk mencegah kebobolan, pengguna disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor yang memberikan lapisan keamanan tambahan bagi akun mereka.
Selain itu, sangat penting untuk berhati-hati terhadap pesan atau link dari sumber yang tidak dikenal, serta menghindari penggunaan kata sandi yang mudah ditebak demi menjaga keamanan akun.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: