Peningkatan Intensitas Siklon Tropis Senyar dan Implikasinya bagi Wilayah Aceh dan Sumatera Utara
Bibit siklon 95B telah meningkat menjadi siklon tropis Senyar, yang memicu peringatan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan ekstrem yang dapat terjadi.
Informasi Siklon Tropis Senyar
Siklon tropis Senyar terpantau di sekitar Selat Malaka, pada koordinat 5,0 derajat Lintang Utara dan 98 derajat Bujur Timur. Menurut pemantauan BMKG, kecepatan maksimum angin pada pagi hari mencapai 43 knot (80 km/jam) dengan tekanan udara minimum 998 hPa.
BMKG memprediksi adanya penurunan kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan, meskipun masih termasuk dalam kategori 1. Siklon ini bergerak ke arah barat-barat daya menuju wilayah Indonesia, yang menimbulkan potensi dampak cuaca yang signifikan.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Dampak Cuaca Ekstrem di Wilayah Terdampak
Kehadiran siklon tropis Senyar diperkirakan akan memicu cuaca ekstrem di Aceh dan Sumatera Utara, termasuk hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah seperti Sumatera Barat dan Riau juga diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
Selain hujan, angin kencang diprediksi akan mempengaruhi Aceh dan Sumatera Utara. Gelombang laut yang tinggi juga menjadi perhatian, dengan estimasi ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter di Selat Malaka bagian tengah, serta ketinggian hingga 4 meter di beberapa lokasi lain.
Hubungan dengan Siklon Tropis Koto
Kehadiran siklon tropis Koto yang terdeteksi di wilayah Filipina turut mempengaruhi kondisi cuaca ekstrem di Sumatera Utara. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan bahwa kedua sistem cuaca ini berkontribusi pada peningkatan curah hujan dan tiupan angin kencang di wilayah Sumatera bagian utara. Bibit siklon 95B berperan dalam pembentukan awan konvektif yang meluas di atas Aceh hingga Sumatera Utara.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: