Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di jaringan SPBU Shell Indonesia dapat pulih pada akhir November 2023 setelah selesai menjalani negosiasi terkait impor.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa Shell kini berada pada tahap akhir dalam pembahasan suplai BBM melalui mekanisme impor menggunakan kuota Pertamina.
Proses Negosiasi dan Persiapan Pengiriman
Laode Sulaeman mengungkapkan bahwa kargo untuk pengisian stok Shell sedang dalam proses persiapan keberangkatan dari lokasi pemuatan. Tahapan ini diyakini akan mengarah pada ketersediaan BBM Shell dalam waktu dekat.
Ia menambahkan bahwa pengiriman diharapkan tiba sebelum akhir tahun 2023, melihat situasi yang ada saat ini.
"Harus sampai akhir tahun," ujarnya, dan informasi terbaru menunjukkan ketersediaan BBM Shell dapat kembali normal pada akhir bulan ini.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Faktor dalam Negosiasi
Laode menjelaskan bahwa proses negosiasi yang dilakukan oleh Shell sebelumnya membutuhkan waktu karena mempertimbangkan berbagai faktor. Beberapa di antaranya adalah spesifikasi badan usaha dan kesesuaian harga, serta isu fluktuasi harga internasional.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa permasalahan teknis seperti kadar sulfur dan isu etanol tidak menjadi hambatan dalam pembahasan tersebut.
Mars Ega Legowo Putra, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, juga menyampaikan perkembangan positif dengan mengatakan bahwa pembicaraan komersial dengan Shell telah mencapai tahap akhir, dengan negosiasi yang "sudah mengerucut."
Kondisi Pasokan di SPBU Lain
Sementara itu, sejumlah SPBU swasta lainnya telah lebih dahulu memulihkan pasokan BBM setelah bersepakat untuk melakukan impor menggunakan kuota Pertamina. Misalnya, BP-AKR memastikan bahwa BBM jenis BP 92 dan BP Ultimate Diesel kembali tersedia.
Perusahaan Vivo juga memperoleh pasokan baru sebanyak 100 ribu barel setelah melalui proses negosiasi dan tender yang mematuhi prinsip governance yang baik.
Pertamina menekankan bahwa kolaborasi dengan badan usaha swasta merupakan bagian dari upaya untuk menjaga ketahanan energi nasional, dan diharapkan stok BBM Shell segera tersedia kembali.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: