Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin dan Kiai Anwar Iskandar diidentifikasi sebagai calon kuat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk periode 2025-2030.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Proses pemilihan akan dilaksanakan dalam Musyawarah Nasional XI yang diselenggarakan di Ancol, Jakarta, pada 21-23 November 2025.
Penentuan Calon dan Proses Pemilihan
Keterangan mengenai calon Ketua Umum disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Kiai Masduki Baidlowi, yang menjelaskan bahwa kedua sosok tersebut diharapkan dapat memenuhi ekspektasi peserta Munas.
"Sampai saat ini kalau kita tanya kepada para peserta Munas, mengarah kepada dua, yaitu bahwa dewan pertimbangannya masih tetap, ketua umumnya masih tetap, yakni Ketua Umum Kiai Anwar Iskandar dan Ketua Dewan Pertimbangan Kiai Ma'ruf Amin," ujar Masduki.
Kiai Anwar Iskandar saat ini menjabat sebagai Ketua Umum MUI, sementara Ma'ruf Amin telah menjabat pada periode 2015-2020 sebelum mengundurkan diri untuk menduduki posisi wakil presiden.
Masduki juga menekankan pentingnya representasi organisasi masyarakat (ormas) keagamaan dalam proses pemilihan untuk menjaga keharmonisan di kalangan anggota.
Prinsip Musyawarah dalam Pemilihan
Pemilihan kepengurusan baru MUI didasari pada prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat, seperti yang dinyatakan oleh Kiai Masduki.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
"Prinsip utama di dalam menentukan kepengurusan itu adalah musyawarah mufakat. Jadi kita diutamakan musyawarah mufakat," katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa tim formatur yang beranggotakan 19 orang akan bertugas memilih Ketua Wantim dan Ketua Umum MUI yang baru.
Tim formatur terdiri dari perwakilan perguruan tinggi, pondok pesantren, dan ormas keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Susunan Tim Formatur MUI
Susunan tim formatur MUI mencakup berbagai unsur, yang mencerminkan keanekaragaman dalam representasi kepengurusan.
Nama-nama dalam tim formatur termasuk Kiai Ma'ruf Amin sebagai Wantim MUI dan Kiai Anwar Iskandar.
Unsur-unsur lainnya berasal dari perwakilan Ormas Islam dan cendekiawan, termasuk KH Marsudi Syuhud dan H Masnun Tahir.
Proses pemilihan diharapkan dapat berlangsung secara tertib dan damai, sesuai harapan seluruh peserta Munas.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: