Generasi Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, memiliki pandangan baru tentang definisi sukses yang jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Bagi mereka, kesuksesan tidak lagi semata-mata diukur dengan pencapaian material, tetapi juga dengan keseimbangan kehidupan dan kebahagiaan diri.
Pengertian Sukses Menurut Gen Z
Bagi Gen Z, sukses sering kali dipahami sebagai pencapaian yang lebih personal dan holistik. Mereka lebih menghargai kesehatan mental dan emosional sebagai bagian integral dari hidup yang sukses.
Sebagaimana disampaikan oleh seorang peneliti, "Generasi ini lebih cenderung memprioritaskan perasaan bahagia di atas kekayaan material yang biasanya dikejar oleh generasi sebelumnya."
Dengan kata lain, definisi sukses Gen Z melibatkan elemen-elemen seperti kepuasan pribadi dan koneksi sosial yang erat, bukan sekadar jabatan tinggi atau penghasilan besar.
Fenomena ini menciptakan pergeseran budaya kerja di berbagai sektor, di mana kesejahteraan karyawan dianggap sama pentingnya dengan produktivitas.
Dampak Teknologi terhadap Konsep Sukses
Kemajuan teknologi dan globalisasi telah memberikan Gen Z alat dan cara baru untuk mencapai gol mereka. Platform media sosial, misalnya, telah menjadi sarana bagi mereka untuk berbagi cerita sukses dan inspirasi secara luas.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Seorang ahli mengatakan, "Teknologi telah mengubah cara mereka melihat dunia, di mana kesuksesan bisa dicapai melalui berbagai jalur, termasuk kewirausahaan digital."
Gen Z juga cenderung lebih terbuka terhadap kolaborasi dan inovasi, mencari berbagai cara untuk mewujudkan visi mereka tanpa terikat oleh struktur tradisional.
Dampak ini terlihat jelas dalam fenomena bisnis startup, di mana banyak Gen Z memilih untuk mengejar impian mereka dengan membangun usaha sendiri dari rumah.
Keseimbangan Antara Aktivitas dan Hidup Pribadi
Satu hal yang menonjol dari pandangan Gen Z tentang sukses adalah pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mereka beranggapan bahwa waktu untuk diri sendiri dan keluarga tidak boleh diabaikan.
Dalam konteks ini, banyak Gen Z lebih memilih pekerjaan yang fleksibel, yang memungkinkan mereka untuk mengatur waktu dengan baik antara karier dan hal-hal yang mereka cintai.
Hal ini sejalan dengan pernyataan direktur dari lembaga penelitian, "Gen Z tidak hanya ingin sukses, tetapi juga ingin memiliki waktu untuk menikmati hidup dan bersosialisasi dengan orang-orang terkasih."
Dengan pendekatan ini, mereka berharap dapat menciptakan sebuah definisi sukses yang lebih personal dan sesuai dengan nilai-nilai yang mereka anut.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: