Kepala patung Soekarno di Alun-alun Indramayu mengalami kerusakan parah setelah tertimpa tenda pada acara pelantikan PPPK Paruh Waktu. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memastikan patung tersebut akan segera diperbaiki dan telah dicopot dari lokasinya.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Insiden terjadi akibat angin puting beliung yang melanda, menimpa tenda ke arah patung dan mengakibatkan kerusakan serius pada bagian leher. Bupati mencatat, ini adalah satu dari banyak insiden terkait cuaca ekstrem yang terus terjadi di kawasan tersebut.
Insiden Tertimpa Tenda
Kepala patung Soekarno di kawasan Alun-alun Indramayu menarik perhatian publik setelah video insiden tersebut menjadi viral. Tenda tempat pelantikan PPPK Paruh Waktu jatuh menimpa patung, menyebabkan posisinya menjadi miring dan kerusakan yang cukup serius.
Bupati Lucky Hakim menjelaskan bahwa insiden ini disebabkan oleh angin puting beliung yang melanda. "Patungnya ketiban tenda. Kemarin itu ada acara pelantikan PPPK Paruh Waktu. Di Indramayu saat ini banyak angin puting beliung, sepertinya (tenda) itu kena angin," ujarnya.
Kejadian ini mengundang reaksi dari warga yang merasa penasaran dan prihatin terhadap kondisi patung. Banyak yang berpendapat pentingnya keberadaan patung sebagai simbol nasional harus dijaga dengan baik.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Keputusan untuk Memperbaiki
Dalam keterangan lebih lanjut, Lucky Hakim menyatakan kerusakan pada bagian leher patung cukup serius. Sebelum mengumumkan keputusan perbaikan, pihak Pemerintah Kabupaten sempat menutup patung agar tidak terlihat dalam kondisi tidak pantas.
Akhirnya, keputusan untuk mencopot patung Soekarno dan patung Mohammad Hatta yang bersebelahan diambil. "Patungnya dua-duanya dicopot dulu untuk dibenerin," kata Lucky Hakim, menegaskan keseriusan dalam penanganan insiden ini.
Proses perbaikan diproyeksikan akan melibatkan ahli renovasi agar kerusakan dapat diperbaiki dengan baik dan menjaga keaslian patung.
Respon Publik Terhadap Insiden
Insiden ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama mengingat posisi Soekarno sebagai Presiden Pertama RI. Publik berharap perbaikan dapat dilakukan secepatnya agar simbol nasional ini dapat kembali terlihat baik dan terpelihara.
Selain keinginan untuk memperbaiki fisik patung, ada juga harapan untuk menegaskan kembali makna sejarah yang terkandung dalam sosok Soekarno dan Mohammad Hatta. Masyarakat menganggap penting simbol-simbol tersebut sebagai bagian dari warisan budaya dan sejarah bangsa.
Reaksi publik juga mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap tata kelola ruang publik dan perlunya perhatian lebih dalam menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: