Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan ke Taman Margasatwa Ragunan untuk meninjau kondisi hewan, termasuk harimau yang viral, Sri Deli.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan satwa yang sempat menjadi sorotan publik akibat penampilannya yang kurus.
Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan
Pada Kamis, 20 November 2025, Pramono Anung dit accompanied by Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta, Fajar Sauri, melakukan tinjauan di Taman Margasatwa Ragunan.
Saat kedatangan, Sri Deli, sang harimau, menunjukkan respon aktif dengan meraung, yang menandakan bahwa kondisi satwa tersebut baik.
Peninjauan ini dilaksanakan setelah Sri Deli viral di media sosial dengan penampilannya yang kurus. Pramono memastikan bahwa video yang beredar kemungkinan besar diambil pada masa COVID-19, saat pakan dan perawatan hewan mungkin tidak optimal.
Pramono menegaskan, 'Teman-teman bisa lihat sendiri ya, ini hewan yang sama seperti yang diviralkan. Kondisinya sehat, gemuk.' Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan kejelasan terhadap isu yang beredar di masyarakat.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Penyediaan Pakan Satwa
Selama kunjungannya, Gubernur Pramono memeriksa area persiapan pakan satwa. Ia memastikan bahwa berbagai jenis pakan, termasuk daging ayam dan sapi, serta rumput tersedia untuk memenuhi kebutuhan seluruh hewan di Taman Margasatwa Ragunan.
Sistem pemeliharaan di Ragunan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah DKI, terutama dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan satwa. Pihak pengelola berupaya untuk menyediakan makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan hewan.
Pramono menekankan bahwa perhatian terhadap satwa di Taman Margasatwa Ragunan merupakan salah satu prioritas agar pengunjung dapat melihat hewan-hewan dengan kondisi yang baik.
Interaksi Pramono dengan Harimau Raja
Selain Sri Deli, Pramono juga memeriksa kesehatan harimau Benggala-Siberia miliknya yang bernama Raja. Pihak pengelola menyampaikan bahwa Raja dalam kondisi sehat dan aktif.
Interaksi ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan kesehatan hewan peliharaannya, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen pemerintah pada perlunya menjaga keberlanjutan habitat dan kesejahteraan satwa.
Melalui kunjungan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memperhatikan pentingnya menjaga lingkungan dan keberadaan Taman Margasatwa Ragunan sebagai salah satu aset konservasi.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: